Malang Raya

70 Persen Sampah di Kota Malang Belum Didaur Ulang

Sampah di Kota Malang mencapai 630 ton per hari. Namun, baru 30 persen sampah yang didaur ulang.

70 Persen Sampah di Kota Malang Belum Didaur Ulang
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Pjs Wali Kota Malang, Wahid Wahyudi mengganti kantung plastik milik pengunjung Car Free Day ( CFD) Jalan Ijen dengas tas bertulis diet tas kresek, Minggu (15/4/2018). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Sampah di Kota Malang mencapai 630 ton per hari.

Namun, baru 30 persen sampah yang didaur ulang.

Sedangkan sisanya yang mencapai 70 Persen berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), termasuk sampah plastik.

Pjs Wali Kota Malang, Wahid Wahyudi berharap semua orang melakukan gerakan diet kantung plastik.

“Kalau bisa mencapai 90 persen, bagus. Jadi yang ke TPA tinggal 10 persen,” papar Wahid kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (15/4/2018).

Menurutnya, plastik juga kerap menjadi penyumbat drainase sehingga menyebabkan banjir.

Wahid sudah membuat edaran diet kantong plastik kepada semua unsur pemerintah dan masyarakat.

“Ini harus menjadi gerakan bersama,” tambahnya.

Jika diberlakukan di pasar tradisional, penjual juga untung karena tidak perlu menyediakan tas kresek untuk pembeli.

“Pembeli juga harus membawa tas sendiri dari rumah,” terangnya.

Halaman
12
Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help