Malang Raya

Kabupaten Malang Butuh Museum Sejarah Budaya

Di antaranya peninggalan Sri Rajasa Amurwabhumi atau yang lebih dikenal dengan nama Ken Arok dari Kerajaan Singhasari.

Kabupaten Malang Butuh Museum Sejarah Budaya
SURYAMALANG.COM/David Yohanes
Ketua DPRD Kabupaten Malang, Hari Sasongko. 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - DPRD Kabupaten Malang mengharapkan Pemkab Malang membangun museum sejarah budaya. Pasalnya, banyaknya peninggalan bersejarah di Kabupaten Malang yang hingga kini belum memiliki tempat khusus sebuah museum untuk penyimpanan.

Ketua DPRD Kabupaten Malang, Hari Sasongko mengatakan, di Kabupaten Malang banyak memiliki peninggalan bersejarah dari tokoh legendaris yang memegang peran penting dalam perkembangan sejarah nasional.

Di antaranya peninggalan Sri Rajasa Amurwabhumi atau yang lebih dikenal dengan nama Ken Arok dari Kerajaan Singhasari.

"Karena belum memiliki museum sejarah tersendiri menjadikan ketokohan para tokoh sejarah tersebut dirasakan kurang diketahui generasi muda sekarang ini," kata Hari Sasongko, Senin (16/4/2018).

Bila Kabupaten Malang memiliki museum sejarah dan budaya, dikatakan Hari Sasongko, dapat dipastikan akan bisa memberi pengetahuan dan edukasi kepada generasi muda akan sejarah bangsa.

Di samping itu, diharapkan masyarakat Kabupaten Malang akan dapat melestarikan dan bangga tentang sejarah yang ada. Bahkan, keberadaan sebuah museum sejarah budaya juga bisa menjadi objek wisata sejarah di Kabupaten Malang.

Untuk itu, ungkap Hari Sasongko, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang untuk mengajukan usulan pembangunan museum sejarah budala dalam RAPBD tahun depan.

"Mengingat pentingnya keberadaan museum sejarah, maka secepatnya kami berbicara dengan dinas terkait di Pemkab Malang untuk merencanakan hal tersebut," tandas Hari Sasongko.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang, Made Arya Wedanthara mengatakan, pihaknya menyambut baik usulan Kabupaten Malang untuk memiliki museum sejarah dari Ketua DPRD Kabupaten Malang. Menurutnya, usulan tersebut sudah ada di site plan untuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Karena bagaimana pun, menurut Made Arya, keberadaan sebuah museum sejarah budaya memang layak dimiliki Kabupaten Malang. Hal itu mengingat banyak peninggalan sejarah budaya di Kabupaten Malang.

"Untuk itu, kami akan mengajukan rencana membangun museum sejarah dalam APBD tahun anggaran 2019 mendatang. Meskipun usulan tersebut terlebih dahulu harus ada kajian terlebih dahulu," tutur Made Arya.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help