Malang Raya

Penyerapan Anggaran Pembangunan Pemkab Malang Belum Maksimal

Belum maksimalnya penyerapan APBD 2018 Kabupaten Malang disorot Prodesa Kabupaten Malang.

Penyerapan Anggaran Pembangunan Pemkab Malang Belum Maksimal
IST
Logo Kabupaten Malang 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Belum maksimalnya penyerapan APBD 2018 Kabupaten Malang disorot Prodesa Kabupaten Malang. Pasalnya, dengan tidak maksimalnya penyerapan APBD 2018 menjadikan rakyat Kabupaten Malang bisa dirugikan.

Koordinator Prodesa Kabupaten Malang, Khusaeri mengatakan, pihaknya melihat dalam lelang proyek elektronik ULP (Unit Layanan Pelelangan) Pemkab Malang sampai bulan April 2018, baru ada dua dinas dan satu UPT yang melelang proyek dalam APBD 2018. Dinas lain belum satupun yang mencatatkan proyek yang dilelang dalam ULP.

"Kami menilai ini jelas kemunduran dalam program pembangunan di Kabupaten Malang karena banyak Dinas belum melelang proyek," kata Khusaeri, Senin (16/4/2018).

Untuk itu, dikatakan Khusaeri, pihaknya menilai pengesahan APBD Kabupaten Malang ditarget akhir bulan Desember tidak banyak memberi manfaat bagi rakyat. Karena pola kerja pembangunan di Kabupaten Malang tidak menunjukkan percepatan dan justru melambat meski dana anggaran sudah disediakan semuanya.

"Ini yang membuat kami heran, pengesahan APBD dipercepat atau tidak ternyata sama saja hasilnya," tandas Khusaeri.

Memang, diakui Khusaeri, minimnya penyerapan patut diduga sebagai strategi untuk mendapatkan bunga simpanan uang di bank. Dengan demikian tidak perlu terkejut nantinya bila Kemenkeu keluarkan data uang parkir di bank Pemkab Malang capai triliunan rupiah seperti tahun 2017 lalu.

"Jadi ditunggu sajalah, apa dugaan kami itu benar atau tidak bisa diketahui nanti dalam laporan data penyerapan anggaran dari Kemenkeu," ucap Kusaeri.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Malang, Muslimin mengatakan, pihaknya belum melakukan pengecekan terkait minimnya penyerapan anggaran hingga bulan April 2018 oleh Pemkab Malang.

"Wah, coba nanti kami lihat laporannya bagaimana. Masak sampai bulan ini penyerapan anggaran belum maksimal," kata Muslimin.

Sedangkan salah satu Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya, Wahyu Hidayat mengatakan, saat ini pihaknya sudah mempersiapkan lelang berbagai proyek pembangunan di Kabupaten Malang. Rencananya, bulan ini proses lelang tersebut akan dikirim ke ULP Pemkab Malang.

"Kami berharap lelang bisa cepat dilaksanakan ULP sehingga proyek bisa segera dikerjakan oleh pemenang lelang. Dan kami kira waktu tersisa tahun anggaran 2018 bisa disiasati dengan pengerjaan secara bersama, tidak satu persatu," tutur Wahyu Hidayat.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved