SuryaMalang/
Home »

Batu

Malang Raya

Tingkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Batu, Tak Perlu Revisi Perda, Cukup Perwali Saja

Oleh karena itu pihak DPRD Kota Batu mengusulkan agar Perda tersebut tidak perlu direvisi, namun cukup melalui peraturan Wali Kota saja

Tingkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Batu, Tak Perlu Revisi Perda, Cukup Perwali Saja
IST
Kota Batu 

SURYAMALANG.COM, BATU - Sejauh ini ada Perda terkait retribusi di Kota Batu yang masih belum optimal.

Seperti halnya terkait retribusi tentang parkir, Perda tersebut yang diatur dalam no 10 tahun 2010 tentang retribusi parkir di tepi jalan, masih belum memberikan kontribusi yang maksimal untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Oleh karena itu pihak DPRD Kota Batu mengusulkan agar Perda tersebut tidak perlu direvisi, namun cukup melalui peraturan Wali Kota saja.

Wakil Ketua DPRD Kota Batu, Nurrohman mengatakan, Perda tersebut tidak perlu direvisi cukup Wali Kota Batu mengeluarkan peraturan tentang retribusi.

"Ada banyak perda tentang retribusi yang berkaitan dengan peningkatan PAD. Tidak perlu direvisi, tapi cukup dengan Perwali saja. Salah satunya Perwali tarif parkir di Kota Batu," kata Nurrohman saat ditemui di DPRD Kota Batu dalam Paripurna Penetapan Raperda Kota Batu, Senin(16/4/2018).

Ia menjelaskan, kalau Perwali itu diterbitkan dengan menambah hal yang belum tercantum dalam perda yang ada.

Seperti dalam Perda retribusi parkir yang belum mengatur tentang batasan jumlah retribusi parkir, tidak menjelaskan detail terkait target retribusi parkir.

"Nah hal itu bisa dicantumkan di dalam Perwali. Karena menyangkut PAD jadi bisa dilakukan sesegera mungkin," imbuhnya.

Kecuali, lanjut dia kalau terkait penambahan objek baru. Semisal penambahan video tron yang perlu dibuatkan Perda.

Sementara itu, Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko menambahakan terkait PAD pihaknya terus mengembangkan potensi yang dimiliki Kota Batu untuk menghasilkan PAD.

"Ya soal parkir tentu itu jadi PR kita semua ya. Karena dilihat dalam perda itu tidak begitu lengkap mengatur terkait tarif parkir. Nanti pasti bakal diperbaiki," ungkap Dewanti singkat.

Diketahui dalam Perda 10 tahun 2010 disebutkan tarif parkir motor di Kota Batu sebesar Rp 500. Sedangkan tarif parkir mobil sebesar Rp 1.000.

Lalu jumlah Jukir yang ber KTA ada sekitar 200 orang. Hingga Maret pendapatan Retribusi parkir baru mencapai 5 persen saja, yakni dari target Rp 1,5 Miliar baru mendapatkan Rp 76 juta.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help