Malang Raya

Asyik Piknik di Kebun Teh Singosari Malang, Ending Kisah Tragis Setelah Ada Sambaran Petir

tersambar petir saat piknik di sekitar Kebun Teh blok II/T nomor 57 Wonosari Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang

Asyik Piknik di Kebun Teh Singosari Malang, Ending Kisah Tragis Setelah Ada Sambaran Petir
Tribunnews.com
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, SINGOSARI - Nasib apes dialami Suliyono (35) warga Kelurahan Tasikmadu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Ini setelah Suliyono tewas tersambar petir saat piknik di sekitar Kebun Teh blok II/T nomor 57 Wonosari Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Selasa (17/4/2018) sore.

Kapolsek Singosari, Kompol Untung Bagyo Riyanto melalui Kasubag Humas Polres Malang, AKP Farid Fathoni menjelaskan, kejadian tersebut berawal dari korban bersama teman kencannya, wanita, sedang berwisata di kawasan kebun teh.

Mereka berdua duduk santai sambil ngobrol di pinggiran bangunan bak penampungan air. Sedang asyik bersantai, hujan deras tiba-tiba turun disertai petir menyambar di kawasan perkebunan teh tersebut.

"Keduanya pun berteduh di bawah pohon mahoni yang ada di dekat tempat bersantainya," kata Farid Fathoni, Selasa (17/5/2018) malam.

Saat berteduh tersebut, menurut Farid Fathoni, tiba-tiba petir menyambar pohon mahoni.

Petir itu pun merambat ke batang pohon dan menyambar tubuh korban yang ada di bawahnya untuk berteduh.

Seketika itu juga korban terjatuh dan meninggal dunia. Sedangkan teman wanita korban meski tidak ikut tersambar petir langsung pingsan.

Setelah sadar teman wanita korban menangis dan meminta pertolongan.

Teriakan permintaan tolong itu pun didengar sejumlah petugas keamanan kebun teh yang langsung datang ke lokasi.

Kejadian itu pun dilaporkan ke kantor perkebunan teh yang meneruskan laporan ke Polsek Singosari.

"Menerima laporan kejadian, jajaran Polsek Singosari langsung datang ke lokasi," ucap Farid Fathoni.

Jajaran Polsek, ungkap Farid Fathoni, melakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban yang meninggal dunia tersambar petir dan melakukan olah TKP.

Tubuh korban pun selanjutnya di evakuasi ke RSUD Lawang untuk dilakukan visum.

"Setelah itu jenazah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan," tutur Farid Fathoni.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help