Malang Raya

Tiga Bulan Pertama, Pajak Daerah Kota Malang Capai Rp 102 Miliar

Capaian pajak daerah Kota Malang rata-rata mencapai 27,23 persen dari target di triwulan pertama tahun 2018.

Tiga Bulan Pertama, Pajak Daerah Kota Malang Capai Rp 102 Miliar
sri wahyunik
BP2D melakukan sosialisasi kepada para notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) serta stakeholder terkait di Ruang Sidang Balai Kota Malang, Senin (26/2/2018). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Capaian pajak daerah Kota Malang rata-rata mencapai 27,23 persen dari target di triwulan pertama tahun 2018. Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) merilis capaian ini, Kamis (19/4/2018).

BP2D menyebut target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak sebesar Rp 375 Miliar pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2018, dan realisasinya telah menyentuh angka rerata 27,23 persen.

Mengacu data yang telah dihimpun BP2D hingga akhir Maret lalu, jumlah anggaran yang telah dibukukan ke kas daerah sudah mencapai Rp 102 Miliar.

Dari Pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), sejauh ini penerimaannya sudah Rp 40,7 Miliar. Jumlah tersebut berarti sudah 27,8% dari target sebesar Rp 146,45 Miliar yang dibebankan.

Realisasi signifikan juga terlihat dari sektor Pajak Restoran. Dengan target Rp 48 Miliar, telah masuk penerimaan sejumlah Rp 14,9 Miliar atau sudah 31 persen. Begitu pula dari Pajak Penerangan Jalan yang ditarget Rp 54 Miliar, sudah masuk penerimaan sebesar Rp 14,6 Miliar alias 27 persen capaian dari target.

Sedangkan dari sektor Pajak Air Tanah dengan target Rp 800 juta, sudah masuk penerimaan Rp 211 juta atau pencapaian 26,4 persen.

Beralih ke sektor Pajak Hiburan yang memiliki target Rp 7 Miliar, penerimaan sampai akhir Maret lalu telah menyentuh angka Rp 2,69 Miliar atau prosentase capaian menembus 38 persen.

Dari sektor Pajak Hotel yang memiliki target Rp 38 Miliar, telah masuk penerimaan senilai Rp 10,4 Miliar. Artinya, prosentase capaian dari target menginjak 27 persen.

Untuk Pajak Reklame, telah masuk penerimaan senilai Rp 7,2 Miliar. Artinya, dari target sebesar Rp 19 Miliar untuk tahun ini, telah tercapai 38 persen.

Tak kalah memuaskan penerimaan dari Pajak Parkir. Dengan target Rp 4,75 Miliar, penerimaan sampai triwulan pertama 2018 sudah Rp 1,4 Miliar alias mencakup capaian 29,7 persen.

Sementara dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Perkotaan yang masa jatuh temponya baru akan berakhir 31 Juli nanti, penerimaannya sudah Rp 9,8 Miliar. Dari target sebesar Rp 57 Miliar yang dibebankan, artinya capaian di kisaran 17 persen.

Menilik indikator tersebut, Plh Kepala BP2D Kota Malang, M Toriq optimistis target Rp 375 Miliar dapat tercapai pada waktu tutup buku 2018.

“Bahkan bisa saja sebelum akhir tahun sudah melampaui target,” ujarnya.

Keyakinan Toriq bukan tanpa alasan. Pasalnya, selama empat tahun belakangan BP2D yang sebelumnya bernama Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) memang selalu dapat memenuhi target dengan catatan memuaskan, bahkan selalu melampaui target dengan nilai progresif.

Tags
Malang
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help