Malang Raya

VIDEO - Aksi Kamisan Kecam Kekerasan Terhadap Aktivis Pers Mahasiswa dan Jurnalis

Mereka mendesak kepolisian mengadili oknum polisi yang melakukan tindak kekerasan terhadap rakyat dan jurnalis.

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Aksi Kamisan Malang kembali digelar dan kali ini memasuki aksi yang ke-38, Kamis (19/4/2018). Jika pekan kemarin aksi Kamisan Malang mengangkat isu penunatasan kekerasan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan, kini aktivis menyerukan pengecaman dan penolakan segala bentuk kekerasan terhadap aktivis Pers Mahasiswa (Persma) dan jurnalis.

Aksi Kamisan Malang dipusatkan di depan Balai Kota Malang Jl Tugu. Aksi Kamisan kali ini juga diikuti oleh aktivis Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (PPMI) Kota Malang. Mereka mengecam tindak kekerasan polisi terhadap massa aksi penolak rumah deret Gerbang Kantor Wali Kota Bandung pekan lalu. Kekerasan polisi itu menimpa M Iqbal, dari Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Suaka Universitas Islam Negeri (UIN) Gunung Djati.

"Kami mengecam tindak kekerasan oknum kepolisian terhadap anggota pers mahasiswa yang menjalankan tugasnya dan massa aksi yang menyuarakan ekspresinya," tegas Ugik Endarto, Koordinator Advokasi PPMI Kota Malang.

Dalam aksi itu, para aktivis menyuarakan penolakan terhadap segala bentuk kekerasan terhadap aktivis Persma dan jurnalis.

"Karena ternyata masih saja terjadi tindak kekerasan terhadap jurnalis dan Persma ketika menjalankan tugas," imbuhnya.

Mereka mendesak kepolisian mengadili oknum polisi yang melakukan tindak kekerasan terhadap rakyat dan jurnalis.

Mereka beraksi sambil membawa poster antara lain bertuliskan 'Stop Kekerasan #Save Persma', 'Jurnalis Bukan Objek Pukul' dan 'Usut Tuntas Kekerasan Aktivis', serta 'Save Iqbal'.

Tags
Malang
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help