Magetan

Kapolsek Buktikan Langsung Botol Bekas Air Mineral Ternyata Berisi Minuman Keras

Kami awalnya tidak percaya kalau warung makan itu juga menyediakan miras arjo. Makanya saya datang sendiri, ternyata benar.

Kapolsek Buktikan Langsung Botol Bekas Air Mineral Ternyata Berisi Minuman Keras
doni prasetyo
Wanita pemilik warung makan di Jalan Sawo, Kelurahan Sekosari, Kecamatan/Kabupaten Magetan ini terpaksa digelandang Kapolsek AKP Muh Munir Palevi ke kantor Polsek setempat setelah kedapatan menyediakan minuman keras jenis arak Jowo (arjo) di warungnya. 

SURYAMALANG.COM, MAGETAN - Perang terhadap minuman keras (miras) akhir akhir ini semakin gencar dilakukan Polisi di wilayah Magetan, namun penjual tidak begitu saja menjerah berbagai cara dilakukan untuk tetap bisa jualan minuman beralkohol ini.

Seperti dilakukan Sum, sebut saja begitu, pemilik warung makan
warga Jalan Sawo, Kelurahan Selosari, Kecamatan/Kabupaten Magetan menyediakan miras jenis arak Jowo (arjo) yang dikemas dalam botol bekas air minum mineral.

"Kami awalnya tidak percaya kalau warung makan itu juga menyediakan miras arjo. Makanya saya datang sendiri, ternyata benar. Kami menemukan miras arjo yang dikemas dalam botol bekas air minum mineral,"kata Kapolsek Magetan Kota AKP Muh Munir Palevi kepada Surya, Sabtu (21/4-2018).

Ternyata, tambah Muh Munir Palevi, tidak hanya di warung makan itu (Jalan Sawo) yang menyediakan miras arjo, tapi ditemukan dua warung makan lainnya.

"Dalam sehari itu, kami menemukan tiga warung serupa. Semua kami angkut ke Polsek berikut pemilik warung makan itu,"jelas Kapolsek Munir.

Getolnya operasi miras itu sesuai perintah Kapolres Magetan AKBP Muslim, sehingga razia warung yang dicurigai menyediakan miras tidak hanya digelar malam hari, tapi juga siang hari.

"Perang miras ini sangat serius dilakukan, tidak setengah setengah, sehingga razia tidak saja dilakukan malam hari, tapi juga siang hari. Apalagi ada informasi banyak warung makan yang menyediakan miras itu,"ujar AKP Munir.

Di warung makan di Jalan Sulawesi, Kelurahan Tawanganom, Kecamatan/Kabupaten Magetan Polisi hanya menemukan satu botol bekas air minum mineral 1,5 liter dan dua botol tanggung bekas air minum mineral masing masing 300 mililiter.

"Meski hanya sedikit, kami tetap memberi efek jera kepada pemilik warung miras yang berkedok warung makan itu. Ada informasi masih ada beberapa warung miras berkedok warung makan itu di wilayah hukum Sektor kota,"katanya.

Menurut AKP Munir, ketiga tersangka pemilik warung yang menyediakan miras itu sesuai arahan Kapolres AKBP Muslimin untuk diproses hukum, agar jera tidak akan menjual minuman memabukkan itu.

“Dari penangkapan ketiganya, kami lakukan penyitaan barang bukti, pemeriksaan saksi-saksi dan tersangka. Untuk ketiga tersangka, masing masing kami jerat dengan Pasal 2 Permenkes RI No.86/ Menkes/ Per/ IV/ 1977/jo pasal 2 STBL No 377 Tahun 1999 tentang ordinasi barang-barang berbahaya dengan ancaman hukuman penjara tiga bulan,” kata AKP Munir seraya mengatakan agar warga di wilayah hukumannya tidak main main dengan miras

Tags
Magetan
Penulis: Doni Prasetyo
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help