Persela Lamongan

Persiapan Persela Lamongan Hadapi Laga Berat Lawan Bhayangkara FC

Persela Lamongan akan melakoni laga berat di pekan kelima kala bertandang ke markas Bhayangkara FC, Senin (23/4/2018) nanti.

Persiapan Persela Lamongan Hadapi Laga Berat Lawan Bhayangkara FC
dya ayu
Simon McMenemy, pelatih Bhayangkara FC usai laga lawan Persela Lamongan, Rabu (14/3/2018) malam. 

SURYAMALANG.COM, LAMONGANPersela Lamongan akan melakoni laga berat di pekan kelima kala bertandang ke markas Bhayangkara FC, Senin (23/4/2018) nanti.

Dipastikan laga tersebut berjalan seru, karena menjadi ajang kebangkitan kedua tim setelah dilaga sebelumnya, Bhayangkara FC takluk 1-0 dari Perseru Serui, sementara tim berjuluk Laskar Joko Tingkir hanya bisa bermain imbang 1-1 kala menjamu Bali United.

Dari hasil tersebut, hingga pekan keempat, Sabtu (21/4/2018), Bhayangkara FC berada di posisi 12 klasemen sementara dengan raihan 5 poin. Sementara Persela Lamongan berada di posisi 10 klasemen sementara dengan kemasan 5 poin.

Hasil kurang maksimal tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut menjadi catatan tersendiri, utamanya pada dua laga home, Persela belum mendapat poin sempurna, hanya dua kali meraih hasil imbang. Banyak pekerjaan rumah yang perlu dikerjakan.

Berdasarkan cacatan tim pelatih, terdapat 3 poin penting yang harus segera dibenahi untuk laga selanjutnya, yaitu soal penyelesaian akhir ke gawang lawan, konsistensi penampilan penjaga gawang, dan mental bertanding.

Danur Dara, asisten pelatih Persela mengungkapkan bahwa finishing dari skuatnya masih bermasalah, ia berharap peluang sekecil apapun, harus bisa dimanfaatkan menjadi gol. Meski demikian, Danur sangat percaya dengan kemampuan Birrul Walidain dan kawan-kawan dipertandingan berikutnya bisa memperbaiki penampilan.

"Berdasarkan evaluasi dari pertandingan sebelumnya, kami fokus pada perbaikan penyelesaian akhir. Sebelum taktikal, latihan utama kita banyak finishing, untuk mempertajam lini depan," ungkap Danur, Jum'at (20/04/18) seperti dikutip dari laman resmi Persla.

Masalah krusial lain yaitu tentang penampilan pertahanan, khususnya penjaga gawang. Persela hingga pekan keempat sudah kebobolan 6 gol. Satu gol pada Muhammad Ridwa saat tandang ke Persipura, dan 5 gol lain untuk Dwi Kuswanto dilaga selanjutnya. Salah antisipasi menjadi faktor utama para penjaga gawang kebobolan.

"Lini belakang juga kami perbaiki, khususnya kiper. Tapi itu ranahnya Coach Erick (Ibrahim) sebagai pelatih kiper. Biar nanti beliau yang komunikasi dengan Coach Aji (Santoso)," tutur Danur Dara.

Masalah terakhir, tentang soal mental bertanding. Para pemain Persela dituntut bisa memiliki mental layaknya kesatria, disiplin dan fokus selama pertandingan.

"Terakhir adalah masalah konsistensi mental bertanding, dalam artian pemain harus fokus sepanjang pertandingan. Dalam posisi unggul atau tidak, pemain harus tetap fokus sampai pertandingan berakhir," terangnya

Penulis: Khairul Amin
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help