Malang Raya

Sendy Ariani Peringati Hari Kartini di Kota Malang

Mantan anggota JKT48 ini menghibur peserta literasi anti hoax di Sarinah, Kota Malang.

Sendy Ariani Peringati Hari Kartini di Kota Malang
sri wahyunik
Penyanyi Sendy Ariani merayakan Hari Kartini di Kota Malang, Sabtu (21/4/2018). Biduan mantan anggota JKT48 ini menghibur peserta literasi anti hoax di Sarinah. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Penyanyi Sendy Ariani merayakan Hari Kartini di Kota Malang, Sabtu (21/4/2018).

Mantan anggota JKT48 ini menghibur peserta literasi anti hoax di Sarinah. Sendy yang kini memilih jalur musik dangdut itu asyik mengajak sejumlah perempuan yang menghadiri acara itu bergoyang bersama.

Lalu apa makna Hari Kartini bagi pelantun lagu 'Setia Apa Takut' itu?. "Menurut saya perempuan itu harus tangguh, dan kalau saya melihat Kartini itu ada di mama saya. Perempuan tangguh yang bisa menyelaraskan kerjaan ibu rumah tangga dan tetap berkarir," ujar Sendy.

Karenanya, ia melihat Kartini masa kini adalah perempuan tangguh, pekerja keras demi mencetak generasi baru Indonesia. 'Sehingga memunculkan next-next Kartini, generasi baru yang dibanggakan di Indonesia," tegasnya.

Sendy sendiri saat ini sibuk dengan promosi single terbarunya yang berjudul 'Pintu Hati'. "Semuanya dangdut. Karena sekarang menemukan passion di musik dangdut, merdeka menikmati dangdut," imbuhnya. Sebelum menekuni musik dangdut, Sendy mengikuti jalur pop terutama saat ini tergabung di grup JKT48.

Sendy menyebut respon penggemarnya sangat positif atas keluarnya single lagu terbarunya itu. Ia menegaskan fans-nya mendukung aliran musiknya saat ini.

Saat mengisi perayaan Hari Kartini di Kota Malang, Sendy asyik bergoyang bersama dengan peserta acara itu. Beberapa kali Sendy mengajak mereka bergoyang sambil berdendang. Seusai acara, Sendy melayani para ibu-ibu dan anak mereka berfoto bersama.

Gadis 24 tahun ini merupakan pentolan JKT48 generasi pertama. Selepas dari JKT48, Sendy memilih solo karir dan berkecimpung di musik dangdut.

Tags
Malang
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help