Advertorial

Pesan Presiden Jokowi : Daerah Harus Fokus! Pjs Wali Kota Malang Siap Menjalankannya

Jokowi menekankan agar Kementerian, Lembaga Negara, BUMN dan Pemerintah Daerah (K/L/D) jangan terjebak rutinitas

Pesan Presiden Jokowi : Daerah Harus Fokus! Pjs Wali Kota Malang Siap Menjalankannya
IST
Presiden Jokowi pada acara Musrenbangnas yang dihelat Kementerian PPN/Bappenas RI di Grand Sahid Jaya, Jakarta (30/4/2018). 

SURYAMALANG.COM - Pada acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas), yang dihelat Kementerian PPN/Bappenas RI di Grand Sahid Jaya, Jakarta (30/4/2018), Presiden Joko Widodo menekankan agar Kementerian, Lembaga Negara, BUMN dan Pemerintah Daerah (K/L/D) jangan terjebak rutinitas, jangan bertele-tele dan jangan terlalu sibuk dengan hal-hal yang tidak penting.

"Fokus, fokus, perencanaan yang fokus, menentukan sasaran jangan banyak-banyak. Cukup satu atau dua target sasaran tapi fokus dan jelas. Dengan fokus akan mendorong efisiensi dan penyederhanaan prosedur. Dorong semuanya dengan pelayanan berbasis online, "tegas Jokowi.

Ditambahkannya, jangan kita (K/L/D) terlalu bergantung dengan APBN atau APBD semata. Buka peluang potensi pembiayaan pembangunan lainnya.

Pjs Wali Kota Malang Wahid Wahyudi hadir dengan didampingi Kepala Badan Perencanaan dan Penelitian Pembangunan (Barenlitbang) Erik S Santoso dan Asisten Administrasi Pembangunan, Diah Ayu K, menyambut baik catatan Presiden agar daerah fokus dalam pembangunannya.

"Saya kira tepat apa yang disampaikan Bapak Presiden. Ini tadi saya juga sampaikan kepada Kabarenlitbang dan Asisten Pembangunan, untuk kota Malang itu setidaknya harus memiliki tiga master plan, yakni untuk bidang transportasi, penanganan banjir dan yang berikutnya master plan terkait pengelolaan sampah perkotaan," ujar Wahid Wahyudi.

Ditambahkannya, aspek layanan berbasis on line, juga sejak awal selalu disampaikan kepada jajaran perangkat daerah di Kota Malang. Secara umum, imbuh Pjs Wali Kota Malang, melalui Musrenbangnas, diharapkan ada sinkronisasi program antara Pusat dan Daerah.

Selain forum musyawarah pembangunan, sejak tahun 2011, Kementerian PPN/Bappenas secara rutin memberikan Anugerah Pangripta Nusantara kepada Pemerintah Daerah dengan perencanaan pembangunan terbaik. Namun, mulai 2018, penghargaan tersebut berubah nama menjadi Penghargaan Pembangunan Daerah.

Penilaian penghargaan tersebut kini lebih komprehensif dengan tidak hanya mempertimbangkan unsur perencanaan, namun juga pencapaian pembangunan daerah. Penghargaan Pembangunan Daerah Tahun 2018 diberikan kepada tiga provinsi terbaik, tiga kabupaten terbaik dan tiga kota terbaik.

Penjurian dilakukan melalui proses berjenjang dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk dari kalangan profesional, akademisi serta praktisi pembangunan. Objek dan ruang lingkup penilaian mencakup dokumen Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD), proses penyusunan RKPD, pencapaian pelaksanaan dokumen RKPD dan inovasi yang dikembangkan serta penilaian khusus terkait pelaksanaan pembangunan di daerah.

“Penghargaan Pembangunan Daerah adalah bentuk apresiasi atas kerja keras daerah dalam merencanakan dan mencapai target pembangunan. Saya berharap, penghargaan ini mampu mendorong setiap daerah, baik di tingkat provinsi, kabupaten, hingga kota, untuk berlomba-lomba menyiapkan dokumen RKPD secara lebih baik, konsisten, komprehensif, terukur, dan dapat dilaksanakan,” ujar Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro dalam Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2019 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.

Halaman
12
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved