Malang Raya

Polres Batu Musnahkan 560 Botol Miras Ilegal, Dewanti Perintahkan Tutup Tempat Hiburan

Dan sitaan miras itu didapatkan dari operasi sejak 5 Mei hingga hari ini. Dan operasi tersebut akan berkelanjutan terus operasi mirasnya

Polres Batu Musnahkan 560 Botol Miras Ilegal, Dewanti Perintahkan Tutup Tempat Hiburan
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Tim gabungan polisi dan TNI memusnahkan 560 botol miras ilegal di Polres Batu, Senin (14/5/2018). 

SURYAMALANG.COM, BATU - Menjelang bulan puasa dan Operasi Ketupat Semeru 2018, Polres Batu lakukan pemusnahan barang bukti minuman keras ilegal di halaman Polres Batu, Senin (14/5/2018).

Ada 560 botol dari berbagai merek minuman keras (miras) ilegal yang dimusnahkan. Kabag Ops Polres Batu Kompol Zain Mawardi mengatakan, pemusnahan ini agar memberikan efek jera bagi pelaku penjual, bahkan bagi yang mengonsumsi miras.

"Mengingat banyak yang menjadi korban miras ilegal, bahkan sampai merenggang nyawa gara-gara meminum miras ilegal ini. Terutama mengonsumsi miras oplosan," kata Zain seusai memusnahkan 560 botol berbagai merek.

Dengan adanya pemusnahan miras ini selain untuk menghindari adanya korban akibat mengonsumsi miras oplosan, juga untuk menekan angka adanya pesta miras oplosan.

Dari 560 botol miras ilegal itu didapatkan dari wilayah hukum Polres Batu yakni kecamatan Junrejo, Kecamatan Batu, Kecamatan Bumiaji, Kecamatan Pujon, Kecamatan Ngantang, dan Kecamatan Kasembon. Miras ini didapatkan dari seluruh tempat yang tidak berijin, dan terdapat miras yang ilegal.

“Dan sitaan miras itu didapatkan dari operasi sejak 5 Mei hingga hari ini (Senin). Dan operasi tersebut akan berkelanjutan terus operasi mirasnya,” imbuhnya.

Ia menjelaskan jika miras yang ditemukan di wilayah Polres Batu ini tidak ada yang diproduksi  di wilayah tersebut.

“Semua yang kami tertibkan ini semua di produksi dari luar wilayah Kota Batu maupun di wilayah Polres Batu,” jelas Zain.

Dikatakannya, operasi ini juga antisipasi menjelang bulan Ramadan. Hasil operasi ini berasal dari seluruh tempat di wilayah hukum Polres Batu.

Ditanya apakah ada rumah produksi miras oplosan yang terjaring di Kota Batu, Zein menyatakan tidak ada rumah produksi miras di Kota Batu. Ia menyatakan kebanyakan dari wilayah lain.

Selain itu, hari ini juga pihaknya melakukan rakor Operasi Ketupat. Di mana sasarannya ialah tempat hiburan, mulai karaoke dan panti pijat harus tutup selama Ramadan.

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengatakan ia meminta kepada seluruh tempat hiburan agar tutup selama bulan ramadan.

Namun untuk tempat makan dan restoran ia meminta agar memberikan penutup.

"Kalau bisa ya tutup selama Ramadan. Tempat karaoke, bar. Kalau tempat makan setidaknya memberikan penutup dibagian luar. Agar tidak membuat atau mengganggu yang berpuasa," kata Dewanti. 

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved