Malang Raya

Mencuri, Dua Pemuda di Wajak Kabupaten Malang Diciduk Polisi

Ini setelah keduanya dituduh melakukan pencurian dengan pemberatan di rumah salah satu warga Desa Dadapan Kecamatan Wajak Kabupaten Malang

Mencuri, Dua Pemuda di Wajak Kabupaten Malang Diciduk Polisi
theguardian.com
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Dua pemuda desa, Rio (24) warga Desa Dadapan, dan Fiki (23) warga Desa Bringin, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang harus berurusan dengan polisi.

Ini setelah keduanya dituduh melakukan pencurian dengan pemberatan di rumah salah satu warga Desa Dadapan Kecamatan Wajak Kabupaten Malang.

Kasubag Humas Polres Malang, AKP Farid Fathoni menjelaskan, aksi pencurian yang oleh kedua tersangka dilakukan sekitar pukul 01.30 WIB, Kamis (10/5/2018).

Tersangka awalnya datang ke rumah korban dini hari dalam kondisi sepi. Ini setelah penghuni rumah terlelap tidur semua.

"Tersangka masuk dengan mudah ke dalam rumah korban melalui jendela yang mungkin lupa tidak dikunci," kata Farid Fathoni mendampingi Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, Selasa (15/5/2018).

Setelah berhasil masuk ke dalam rumah, menurut Farid Fathoni, tersangka mengambil satu hanphone merk Iphone 6 Plus milik pemilik rumah.

Tersangka pun setelah mendapatkan barang curian handphone langsung pergi keluar rumah melalui jendela kembali.

Pemilik rumah, dikatakan Farid, baru menyadari rumahnya telah dimasuki pencuri pagi hari ketika bangun tidur.

Korban mencari hanphone yang ditaruh di meja tapi tidak ada. Selanjutnya korban melihat ada jejak orang di bawah jendela.

Merasa rumahnya telah disatroni pencuri, korban melapor ke Polsek Wajak. Jajaran Polsek Wajakpun langsung melakukan penyelidikan atas laporan korban.

Hingga akhirnya kedua tersangka pencurian diketahui dan dibekuk jajaran Polsek Wajak, Senin (14/5/2018).

"Saat ini, kedua tersangka sedang dilakukan proses hukum. Dan kedua tersangka terancam dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara," tutur Farid Fathoni.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help