Teroris Serang Jawa Timur

Penjelasan AKP Cinthya Dewi Perihal Penangkapan Terduga Teroris di Surabaya

"Pada malam hari ini memang benar telah dilakukan upaya paksa," kata Kasubag Humas Polrestabes Surabaya, AKP Cinthya Dewi Ariesta.

Penjelasan AKP Cinthya Dewi Perihal Penangkapan Terduga Teroris di Surabaya
Kasubag Humas Polrestabes Surabaya, AKP Cinthya Dewi Ariesta 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Kasubag Humas Polrestabes Surabaya, AKP Cinthya Dewi Ariesta, mendatangi lokasi penggerebekan terduga teroris di Jalan Sikatan IV/6A, Surabaya, 15 Mei 2018 malam.

Ia membenarkan, ada empat orang terduga yang ditindak. Satu meninggal dunia dan tiga diamankan tim Densus 88.

"Pada malam hari ini memang benar telah dilakukan upaya paksa," katanya.

Saat ini tim Inafis Polda Jatim dan Densus 88 masih menjalankan olah tempat kejadian perkara.

"Masih kami dalami. Saat ini tim masih bekerja. Mohon dipahami," kata dia.

Chintya enggan membuka sesi tanya jawab. Ia mengatakan, informasi lengkap akan disampaikan Habid Humas Polda Jatim.

Sementara itu, batas sterilisasi sudah diperdekat.

Warga dan awak media sudah bisa mendekat di depan gerbang rumah indekos terduga teroris. Rumah tersebut masih dikerumuni para petugas. 

Seperti diberitakan, satu orang yang ditembak mati adalah Dedi Sulistianto.

Polisi juga mengamankan istrinya bernama Suyanti (34) serta 3 anaknya berikut ini:  
1. DNS kelahiran 3 September 2004
2. AISP kelahrian 19 Juli 2008
3. HAA kelahiran 13 Maret 2011

TERDUGA TERORIS. Densus 88 menembak mati Dedi Sulistiantono di tempat kosnya, Jalan Sikatan IV/6A, Surabaya, 15 Mei 2018 malam.
TERDUGA TERORIS. Densus 88 menembak mati Dedi Sulistiantono di tempat kosnya, Jalan Sikatan IV/6A, Surabaya, 15 Mei 2018 malam. ()
Penulis: Aflahul Abidin
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help