Malang Raya

Ramadan di Kabupaten Malang, Harga dan Stok Kebutuhan Pangan Dijamin Aman

Selama Bulan Ramadan, Disperindag Kabupaten Malang menjamin stok dan harga bahan kebutuhan pangan masyarakat aman terkendali.

Ramadan di Kabupaten Malang, Harga dan Stok Kebutuhan Pangan Dijamin Aman
SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz
Pasar Kepanjen, Kabupaten Malang, Selasa (15/5/2018). 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Selama Bulan Ramadan, Disperindag Kabupaten Malang menjamin stok dan harga bahan kebutuhan pangan masyarakat aman terkendali.

Meskipun dalam beberapa hari terakhir harga sejumlah kebutuhan pangan masyarakat di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Malang cenderung mengalami kenaikan.

Kepala Disperindag Kabupaten Malang, Pantjaningsih Sri Rejeki mengatakan, adanya kecenderungan kenaikan harga bahan kebutuhan pangan masyarakat tersebut memang terjadi. Namun adanya kenaikan harga tersebut tidak mengkhawatirkan karena masih dalam batasan toleransi.

"Kami optimis, harga kebutuhan pangan tersebut akan turun dan kembali stabil ketika memasuki bulan Ramadan nanti," kata Pantjaningsih Sri Rejeki, Selasa (15/5/2018).

Dijelaskan Pantjaningsih, pihaknya menjamin kondisi aman untuk bahan kebutuhan pangan masyarakat tersebut akan terjadi hingga tiga bulan ke depan.

Asalkan kondisi aman tersebut tidak diganggu oleh pedagang yang bermain untuk ambil keuntungan berlebih pada momen Ramadan dan Idul Fitri.

Disperindag, menurut Pantjaningsih, tidak akan segan menindak oknum distributor yang menaikkan harga kebutuhan pangan secara sepihak untuk mengambil keuntungan berlebihan.

Dalam mengawasai dan memantau serta menindak oknum distributor nakal Disperindag akan mengacu pada HET (harga eceran tertinggi) bahan kebutuhan pokok pangan masyarakat yang telah ditetapkan oleh Kementerian.

"Maka dari itu, kami terus melakukan pengawasan dan pemantauan di pasar bersama Tim Satgas Pangan Kabupaten Malang, bila kami temukan ada distributor mempermainkan harga pasti akan langsung kami tindak sesuai aturan yang ada," ucap Pantjaningsih.

Terkait kesiapan Operasi Pasar, tambah Pantjaningsih, pihaknya menunggu perintah dari Pemerintah Pusat. Yang mana Operasi Pasar akan dilakukan jika harga kebutuhan pokok pangan benar-benar sudah jauh diatas HET dan tidak stabil.

"Setidaknya pemerintah sebenarnya sudah melakukan pengendalian harga kebutuhan pokok pangan lewat Peraturan Menteri. Tapi kalau harga sudah kelewat HET maka OP baru dilakukan," ucap Pantjaningsih.

Sementara itu harga kebutuhan pangan masyarakat di Pasar Besar Kepanjen Malang umumnya dalam kondisi stabil. Hanya saja untuk harga daging ayam potong yang masih berada dikisaran Rp 34 ribu per kilogramnya dari harta stabil kisaran Rp 28 ribu hingga Rp 30 ribu per kilogramnya.

"Kami tidak tahu mengapa harga daging ayam masih tinggi dari pemasok. Dan kamipun berharap harga daging ayam kembali turun sehingga warga kembali banyak membeli daging ayam untuk makan," tutur Ny Maimunah, pedagang daging ayam di Pasar Kepanjen Malang.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help