Malang Raya

Rekam Jejak di Media Sosial Jadi Pertimbangan Buat Pelamar Kerja

Ia membawakan kuliah tamu 'Cyber Crime and Security Issue'. Kata dia, kesantunan berbahasa juga bagian dari karakter seseorang.

Rekam Jejak di Media Sosial Jadi Pertimbangan Buat Pelamar Kerja
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Teguh Arifiyadi SH MH CEH CHFU, Kasubdit Penyidikan dan Penindakan Kementrian Kominfo saat kuliah tamu dengan mahasiswa Vokasi Universitas Brawijaya Malang di Guest House UB, Selasa (15/5/2018). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Rekam jejak di media sosial menjadi pertimbangan perusahaan bagi pelamar kerjanya.

Hal ini sudah banyak dilakukan HRD perusahaan di Jakarta. Jika ditemukan, bisa jadi dicoret atau tidak diterima kerja.

"Selain CV, juga melihat profilnya di media sosial. Misalkan apa pernah melontarkan kata-kata tidak sopan di media sosial. Kalau ada, pasti dicoret," jelas Teguh Arifiyadi SH MH CEH CHFU, Kasubdit Penyidikan dan Penindakan Kementrian Kominfo saat kuliah tamu mahasiswa Vokasi Universitas Brawijaya (UB) Malang di Guest House UB, Selasa (15/5/2018).

Ia membawakan kuliah tamu 'Cyber Crime and Security Issue'. Kata dia, kesantunan berbahasa juga bagian dari karakter seseorang.

"Jadi, saya mengingatkan ke teman-teman yang belum lulus, jangan menjelekkkan orang lain atau membalas komentar dengan bahasa yang kurang santun," kata Teguh.

Karena rekam jejak di elektronik/internet akan terus ada.

"Isilah konten-konten di medsos yang positif untuk menutup hal-hal yang negatif. Banyak hal yang menyenangkan bisa ditulis di medsos. Soal kuliner, pantai dll," ujar dia.

Katanya, perusahaan akan lebih senang memiliki karyawan yang menyenangkan. Sehingga tidak dirusak harmoninya lewat karyawan yang suka ngebully atau gampang memaki-maki pemerintah.

Pria yang menjadi saksi ahli di berbagai kasus nasional ini memberi motivasi ke mahasiswa agar memiliki minat dan fokus.

"Jika sudah ada passion pada salah satu bidang dan fokus, maka bukan Anda yang mencari pekerjaan, tapi pekerjaan yang mencari Anda," kata dia.

Halaman
123
Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help