Mojokerto

Aktivitas Narapidana selama Pesantren Ramadan di Lapas Kota Mojokerto

Aktivitas narapidana dalam program Ramadan 2018 ini mulai dari Tadarus Al-Quran, salat berjamaah, salat Tarawih, buka puasa dan sahur.

Aktivitas Narapidana selama Pesantren Ramadan di Lapas Kota Mojokerto
mohammad romadoni
NARAPIDANA SALAT TARAWIH - Suasana di Lapas Klas II-B Kota Mojokerto, awal Ramadan 2018. 

SURYAMALANG.COM, MOJOKERTO - Memasuki bulan Ramadan 1439 H, para narapidana penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang beragama Islam mulai mengikuti rangkaian kegiatan puasa.

Layaknya kegiatan pesantren Ramadan mereka terlihat khusyuk melaksanakan salat terawih perdana di Masjid AT-TAUBAH di kawasan Lapas Klas IIB Kota Mojokerto, Rabu (16/5/3018).

Hanafi Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kota Mojokerto mengatakan lebih dari separo narapidana mendapatkan kesempatan untuk menunaikan salat Tarawih.

"Karena tempat yang tidak muat maka nantinya warga binaan akan secara bergiliran untuk salat Tarawih," ujarnya.

"Kami telah membuat program Ramadan yang semuanya itu diperuntukkan bagi warga binaan," imbuhnya.

Menurut Hanafi, adapun aktivitas narapidana dalam program Ramadan 2018 ini yakni mulai dari Tadarus Al-Quran, salat berjamaah, salat Tarawih, buka puasa dan sahur.

"Adanya program Ramadan ini dimaksudkan untuk mengajak warga binaan meningkatkan ibadah sekaligus saling menghargai sesama teman senasib seperjuangan di dalam Lapas," ungkapnya.

Nantinya, kata Hanafi, sejak pagi bakal ada serangkaian kegiatan pondok Ramadan hingga sore menjelang buka puasa. Meski begitu, adanya aktivitas Ramadan ini tidak akan menganggu kegiatan pembinaan terhadap warga Lapas.

"Untuk pelayanan di Lapas tidak ada bedanya sama halnya berjalan seperti biasanya," katanya. 

Tags
Mojokerto
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help