Mojokerto

Ini Hukuman Bagi Tempat Hiburan Malam Nekad Buka Saat Ramadan di Mojokerto

#MOJOKERTO - Satpol-PP akan menutup bahkan mencabut izin operasionalnya apabila pengelola nekad membuka usahanya selama Ramadan.

Ini Hukuman Bagi Tempat Hiburan Malam Nekad Buka Saat Ramadan di Mojokerto
IST
ILUSTRASI - Pemandu lagu di tempat karaoke. 

SURYAMALANG.COM, MOJOKERTO - Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Mojokerto meminta para pengelola tempat hiburan malam supaya menutup sementara usaha karaokenya selama bulan Ramadan.

Kepala Satpol PP Kota Mojokerto, Heryana Dodik Murtono, menyebutkan, hal itu sesuai surat edaran dari Wakil Wali Kota Mojokerto Suyitno yang melarang beroperasinya sejumlah tempat hiburan malam.

Setidaknya, ada delapan tempat karaoke yang telah diberikan surat edaran mengenai tata tertib usaha hiburan malam selama bulan suci Ramadan, Rabu (16/5/2018).

"Kami berharap pengelola tempat hiburan malam dapat berkerjasama secara baik dan mematuhi peraturan daerah yang ada," ungkapnya.

Dodik mengatakan pihaknya juga mendatangi dua panti pijat yang masih beroperasi menjelang puasa. Dia mengedukasi pemiliknya agar tidak beroperasi selama Ramadan.

Di sisi lain, masih kata Dodik, anggotanya juga mendatangi delapan rumah karaoke untuk memasang stiker bertuliskan kalau tempat hiburan malam tutup sementara selama Ramadan.

Ditambahkannya, selama puasa anggota Satpol PP bakal rutin melakukan patroli untuk memastikan seluruh tempat hiburan tidak beroperasi.

Pihaknya tidak akan segan-segan menindak tegas pengelola tempat hiburan malam bandel yang nekad tetap membuka rumah karaoke atau tempat pijat.

Sanksinya tidak main-main, Satpol-PP akan menutup bahkan mencabut izin operasionalnya apabila pengelola nekad membuka usahanya selama Ramadan.

Terpisah, Kabid Ketentraman dan Ketertiban Satpol PP Kota Mojokerto Hatta Amrullah menjelaskan pengelola boleh kembali membuka usaha rumah karaokenya sesuai batas waktu yang telah ditentukan.

"Perkiraan operasional tempat hiburan malam diperbolehkan sekitar H+7," kata Alumnus STPDN tahun 2007 ini.

Hatta Amrullah, Kabid Ketentraman dan Ketertiban Satpol PP Kota Mojokerto, memasang stiker pelarangan operasional tempat hiburan malam di tempat karaoke.
Hatta Amrullah, Kabid Ketentraman dan Ketertiban Satpol PP Kota Mojokerto, memasang stiker pelarangan operasional tempat hiburan malam di tempat karaoke. (mohammad romadoni)
Tags
Mojokerto
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help