Persebaya Surabaya

Persebaya Gak Wedi, Pemain Lakukan Donor Darah untuk Korban Teroris di Surabaya

donor darah yang dilakukan Persebaya ini, sebagai wujud awal bantuan Persebaya untuk para korban yang saat berada di rumah sakit

Persebaya Gak Wedi, Pemain Lakukan Donor Darah untuk Korban Teroris di Surabaya
Persebaya for SURYAMALANG.COM
Pemain Persebaya Surabaya, Fandry Imbiri, donor darah di PMI Surabaya, Rabu (16/5/2018) siang. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Peristiwa bom yang terjadi di sejumlah tempat di Surabaya dan mengakibatkan korban meninggal serta luka, menjadi keprihatinan tersendiri bagi Persebaya Surabaya.

Selain mengucapkan bela sungkawa untuk keluarga korban dan mengutuk keras pelaku pengeboman, bek Persebaya Fandry Imbiri dan Ketua Panpel Persebaya Whisnu Sakti Buana, melakukan donor darah bagi korban aksi teroris di kantor PMI Surabaya, Jalan Embong Ploso, Rabu (16/5/2018) siang.

Menurut Whisnu, donor darah yang dilakukan Persebaya ini, sebagai wujud awal bantuan Persebaya untuk para korban yang saat berada di rumah sakit.

"Kami ikut berempati, memberikan sedikit bantuan yang bisa kita lakukan bersama pemain Persebaya dengan memberikan donor darah kita pada korban yang mungkin masih dirawat dan membutuhkan," kata Whisnu Sakti Buana di PMI Surabaya, Rabu (16/5/2018) siang.

"Ini wujud partisipasi dan gotong royong kita, untuk tetap bisa membantu sesama," ujarnya.

Whisnu menegaskan, nantinya tak hanya Fandry Imbiri saja yang akan melakukan donor darah, namun direncanakan seluruh pemain Persebaya juga akan dapat terlibat dalam penggalangan darah untuk korban teror bom.

"Ini baru Fandry Imbiri yang ikut,nanti kita koordinasikan agar semua pemain Persebaya bisa ikut dan bisa memberikan donor darah ke PMI," jelas Wakil Wali Kota Surabaya itu.

Sementara itu, Fandry Imbiri yang ditemui usai donor, mengaku sangat sedih melihat teror yang terjadi di Surabaya dan berharap agar para korban dan keluarga korban yang meninggal tabah menghadapi cobaan. Baginya, ini merupakan garis Tuhan yang harus dijalani umatnya.

"Juju saya sedih karena itu gereja yang dibom, tapi saya berikan pengampunan kepada pelaku. Saya tahu di balik semua ini Tuhan sudah menyiapkan yang terbaik buat kita karena ini kehendak Tuhan. Kita harus terima dan pasti ada jalan yang terbaik untuk kita," kata Fandry Imbiri.

Fandry menambahkan dirinya senang dapat terlibat langsung memberikan bantuan pada korban, meskipun baginya ini merupakan bantuan yang sedikit.

"Saya senang dan bangga bisa ikut donor darah, meskipun ini hanya sedikit untuk mereka. Semoga Tuhan bisa menolong saudara-saudara yang sekarang lagi kena musibah. Yang meninggal juga semoga keluarganya diberikan ketabahan dan kekuatan. Kita semua untuk, mereka jangan sedih lagi," terangnya.

Penulis: Dya Ayu
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help