Teroris Serang Jawa Timur

Terbongkar, Ini Alasan Mengapa Teror Bom di Gereja Surabaya Libatkan Wanita dan Anak-Anak

Alasan lainnya adalah agar mendapatkan jangkauan pemberitaan yang lebih luas, bahkan hingga ke seluruh dunia.

Terbongkar, Ini Alasan Mengapa Teror Bom di Gereja Surabaya Libatkan Wanita dan Anak-Anak
SURYAMALANG.COM/Habibur Rohman
Kedatangan Tim Labfor di lokasi ledakan di Gereja Santa Maria Tak Bercela Ngagel Madya Surabaya, Minggu (13/5/2018). 

SURYAMALANG.COM - Rangkaian aksi teror bom bunuh diri yang terjadi di Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur, beberapa waktu lalu menyita perhatian banyak pihak.

Salah satunya adalah lantaran pelakunya adalah sebuah keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak-anaknya.

Baca: Lagu Favorit Teroris Bom Gereja di Surabaya Hingga Sindiran Bercumbu dengan Bidadari Surga

Baca: Inilah Wajah Para Teroris Bom Gereja di Surabaya, Perhatikan Baik-Baik, Mungkin Anda Kenal

Pengamat terorisme dari Universitas Indonesia (UI) Solahudin memandang ada beberapa alasan yang mendasari dilibatkannya perempuan dan anak-anak dalam beberapa aksi bom bunuh diri di Jawa Timur beberapa waktu lalu.

Pertama adalah alasan keamanan.

"Kalau dilakukan perempuan dan anak-anak lebih sulit diidentifikasi, tidak terlalu curiga, apalagi satu keluarga," kata Solahudin dalam diskusi Forum Merdeka Barat 9 di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Baca: Mapolda Riau Diserang Pria Bertopeng Terduga Teroris, Begini Kronologinya Versi Polisi

Baca: Istri Siri Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88 di Malang Dikabarkan Mondok di Sini . . .

Alasan lainnya adalah agar mendapatkan jangkauan pemberitaan yang lebih luas, bahkan hingga ke seluruh dunia.

Solahudin menyebut, aksi bom bunuh diri yang dilakukan oleh pria dewasa tentu sudah awam.

Namun, akan lain ceritanya apabila aksi bom bunuh diri dilakukan oleh perempuan dan melibatkan anak-anak.

Hal ini akan menjadi perhatian, khususnya bagi media-media asing.

"Kalau seandainya pelakunya ibu dan anak itu luar biasa, akan memberikan coverage yang luas.

"Itu sebabnya media asing meliput berita tersebut karena punya news value (nilai berita) yang tinggi," tutur Solahudin.

Baca: Teroris Kualat, Rencana Diledakkan di Surabaya, Tapi Bom Keburu Meledak di Sidoarjo

Baca: Tajir Melintir, Inilah Pabrik Uang Milik Keluarga Teroris yang Ngebom 3 Gereja di Surabaya

Alasan terakhir adalah pelaku bom bunuh diri memberikan pesan yang disampaikan kepada jaringan mereka sendiri.

Pesan yang dimaksud adalah terkait keberanian melakukan aksi bom bunuh diri.

"(Pesannya) seperti, anak-anak saja berani, perempuan berani, masak kamu (pria dewasa) tidak berani?" sebut Solahudin.

Editor: eko darmoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help