Malang Raya

Dinas Perdagangan Kota Malang Terapkan Retribusi Pasar Non Tunai

Disdag Kota Malang menargetkan perolehan retribusi pasar Rp 4,9 miliar tahun 2008. Pada tahun 2017 tercapai Rp 4,5 miliar.

Dinas Perdagangan Kota Malang Terapkan Retribusi Pasar Non Tunai
SURYAMALANG.COM/HAYU YUDHA PRABOWO
RETRIBUSI PASAR - Karcis retribusi pedagang Pasar Sukun, Kota Malang, Minggu (13/5/2018). Pemkot Malang akan memberlakukan retribusi pasar non tunai. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Malang bakal menerapkan retribusi non tunai. Disdag bakal bekerjasama dengan Bank Jatim untuk mewujudkan program ini.

Kepala Disdag Kota Malang Wahyu Setianto, untuk merealisasikan program itu pihaknya sedang mendata jumlah pedagang tetap pasar di Kota Malang. Kota Malang memiliki 27 unit pasar yang tersebar di lima kecamatan.

"Ke depan kami akan membikin pembayaran retribusi tidak secara tunai, atau retribusi non tunai. Kami akan bekerjasama dengan Bank Jatim. Saat ini yang kami lakukan adalah mendata jumlah pedagang tetap," ujar Wahyu kepada Surya.

Berdasarkan data Disdag, jumlah pasar di Kota Malang sebenarnya 28 unit. Namun satu unit tidak katif, sehingga tersisa 27 unit pasar yang aktif. Jumlah pedagang diestimasikan sebanyak 9 ribu orang.

Namun untuk program retribus non tunai nanti, Disdag harus kembali mendatang jumlah pedagang tetap. Nama dan lapak pedagang ini nanti akan dimasukkan di data Disdag dan Bank Jatim.

"Nanti setiap pedagang tetap yang tercatat akan memiliki kartu e-money. Petugas akan langsung memotong retribusi itu dari e-money sehingga bukan uang tunai. Kenapa ini akan kami lakukan. Salah satunya untuk mengantisipasi terjadinya kebocoran ataupun kenakalan lain seperti penyunatan," tegas Wahyu.

Nilai retribusi pasar di Kota Malang beragam, mulai dari Rp 1.000 hingga Rp 5.000 per hari. Nilai retribusi ini disesuaikan dengan luas lapak yang ditempati.

Disdag Kota Malang menargetkan perolehan retribusi pasar sebesar Rp 4,9 miliar tahun 2008. Angka ini naik dibandingkan tahun 2017 yang mencapai Rp 4,5 miliar.

"Retribusi non tunai ini sekaligus untuk memaksimalkan perolehan retribusi pasar," pungkas Wahyu.

Tags
Malang
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help