Ramadan 2018

Hukum Tadarus Quran Beramai-ramai saat Ramadan, yang Satu Membaca dan yang Lain Menyimak

Lalu bagaimana jika membaca Alquran dilakukan secara bersama-sama, yang satu membaca dan yang lain menyimak?

Hukum Tadarus Quran Beramai-ramai saat Ramadan, yang Satu Membaca dan yang Lain Menyimak
insanmadinah.com
Al Quran 

SURYAMALANG.COM - Disebut Bulan Suci, karena Bulan Ramadan adalah bulan di mana umat Rasulullah dihujani pahala.

Bulan penuh kemuliaan ini juga dijadikan kesempatan para Muslim agar diampuni dosa-dosanya.

Seperti yang dikatakan Rasulullah bila ibadah dikerjakan dengan sungguh-sungguh, maka dosa-dosanya akan diampuni.

Abu Hurairah RA meriwayatkan Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa yang memeriahkan bulan Ramadan dengan ibadah/qiyamu Ramadan; (dan dilakukan) dengan penuh keimanan dan keikhlasan, maka akan diampuni segala dosanya yang telah lalu”. (Shahih Bukhari, h.1870)

Di antara amalan yang paling banyak dilakukan oleh umat muslim saat Ramadan adalah Salat Tarawih dan tadarus Alquran.

Hukum Tarawih sendiri adalah sunah, lalu bagaimana dengan tadarus Alquran?

Di beberapa masjid, tadarus Alquran bahkan sampai menggunakan pengeras suara, sehingga Ramadan terasa semakin semarak.

Seperti TribunJogja.com kutip dari NU Online, melaksanakan tadarus Alquran di bulan Ramadan satu di antaranya dianjurkan oleh Al-Shan’ani dalam kitabnya Subulus Salam menjelaskan: Qiyam ramadhan (dalam hadist diatas) adalah mengisi dan memeriahkan malam Ramadlan dengan melakukan salat dan membaca Alquran. (Subulus Salam Juz II, h. 173)

Membaca Alquran pada malam hari di bulan Ramadan sangat dianjurkan oleh agama.

Lalu bagaimana jika membaca Alquran dilakukan secara bersama-sama, yang satu membaca dan yang lain menyimak?

Halaman
1234
Editor: Insani Ursha Jannati
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved