Timnas Indonesia

Kukuh dengan Pendirian, Indra Sjafri Haramkan Naturalisasi dalam Tubuh Timnas U-19

Indra Sjafri yang kembali menukangi Timnas U-19 masih tegas dalam pendiriannya yang anti terhadap pemain berstatus naturalisasi

Kukuh dengan Pendirian, Indra Sjafri Haramkan Naturalisasi dalam Tubuh Timnas U-19
BolaSport.com
Pemain Timnas Indonesia U-19, Egy Maulana Vikri, berduel dengan pemain Timnas Jepang U-19 di Stadion Utama GBK, MInggu (25/3/2018). 

SURYAMALANG.COM - Indra Sjafri masih tegas dalam pendiriannya saat menentukan 28 pemain yang dipanggil ke pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 yang akan digelar pada 19-27 Mei 2018 di Lapangan UNY, Yogyakarta.

Indra Sjafri yang kembali menukangi Timnas Indonesia U-19 masih tegas dalam pendiriannya yang anti terhadap pemain berstatus naturalisasi.

Pelatih asal Lubuk Nyiur, Batang Kapas, Pesisir Selatan, Sumatera Barat ini sebelumnya pernah berikrar untuk tidak akan pernah memanggil pemain naturalisasi.

"Kalau saya pegang timnas usia muda, saya tidak akan pernah terima orang naturalisasi. Catat itu!" kata Indra dengan tegas pada Jumat (6/10/2017).

Indra berpandangan pemain naturalisasi tak masuk dalam logikanya karena di Indonesia banyak pemain muda berbakat yang belum mendapat kesempatan untuk tampil.

Indra bahkan sering "blusukan" mencari pemain dari daerah luar pulau Jawa untuk mencari bibit pemain sepak bola Indonesia.

Nama Egy Maulana Vikri yang sukses tanda tangan kontrak jangka panjang tiga tahun bersama tim Polandia Lechia Gdansk jadi bukti nyata pemikiran Indra Sjafri tersebut.

Saat ini, Indra Sjafri telah memanggil 28 pemain Timnas Indonesia U-19 untuk mengikuti pemusatan latihan di Yogyakarta.

Dari 28 pemain tersebut tak ada satu pun pemain yang berstatus naturalisasi.

Bahkan ia mencoba dua pemain asal pulau Papua, Gunansar Mandowen dan Todd Rivaldo.

Halaman
1234
Editor: eko darmoko
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help