Malang Raya

PKL Makin Liar dan Bandel Dikeluhkan Camat Kepanjen Kabupaten Malang

Semakin maraknya PKL membuka dagangan di fasilitas umum di Kepanjen, Kabupaten Malang, dikeluhkan Camat Kepanjen Malang.

PKL Makin Liar dan Bandel Dikeluhkan Camat Kepanjen Kabupaten Malang
SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz
Keberadaan PKL yang semakin banyak menempati trotoar jalan di Kepanjen Malang hingga kini minim penertiban, Kamis (17/5/2018). 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Semakin maraknya PKL membuka dagangan di fasilitas umum di Kepanjen, Kabupaten Malang, dikeluhkan Camat Kepanjen Malang.

Ini setelah tidak adanya langkah penertiban terhadap PKL yang membandel oleh Satpol PP Pemkab Malang sebagai instansi penegak Perda Kabupaten Malang.

Camat Kepanjen, Abai Saleh mengatakan, pihaknya bersama Muspika Kecamatan Kepanjen sudah seringkali melayangkan surat meminta bantuan penegakan Perda penertiban PKL di Kota Kepanjen.

Hanya saja, tindak lanjut dari surat tersebut hingga kini tidak ada sehingga PKL semakin bertambah banyak yang menempati tempat larangan.

"Kami tidak memiliki kewenangan melakukan penertiban PKL. Kewenangan kami sebatas menghimbau dan memperingatkan saja," kata Abai Saleh, Kamis (17/5/2018).

Dijelaskan Abai Saleh, semakin banyaknya PKL yang berjualan di trotoar hingga badan jalan dewasa ini mulai menimbulkan persoalan.

Terutama terjadinya penyempitan jalan sehingga menghambat lalu lintas. Seperti yang terjadi di jalan Panji Kota Kepanjen yang seharusnya steril dari PKL, tapi sekarang ini mulai banyak yang berjualan. Kondisi itu diperparah dengan adanya parkir kendaraan baik roda dua dan roda empat di kanan kiri jalan.

"Atas kondisi tersebut sebenarnya sudah kami layangkan surat himbauan pada PKL dan tukang parkirnya. Tapi entah kok nggak ada perhatian," ucap Abai Saleh.

Untuk itu, ungkap Abai Saleh, pihaknya akan melakuka rapat Muspika kembali menyikapi kondisi tersebut. Karena bagaimanapun, kondisi Kota Kepanjen sebagai ibu Kota Kabupaten Malang harus terjaga kebersihan dan estetikanya.

"Yang jelas, kami akan segera cari solusi agar Kota Kepanjen tidak bertambah semrawut," tandas Abai Saleh.

Sementara Kasi Trantib Satpol PP Pemkab Malang, Agus Hari Wahyudi tidak bersedia berkomentar terkait penertiban PKL di Kepanjen.

"Maaf, konfirmasi ke pak Kasatpol saja," tutur Agus Hari Wahyudi.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help