Tetangga Dita Oeprianto, Dalang Bom 3 Gereja Surabaya: Suara Berisik Sering Terdengar dari Rumahnya

Pengakuan tetangga Dita Oeprianto, Dalang Bom 3 Gereja di Surabaya, Sering Terdengar Suara Aneh dari dalam rumah

Tetangga Dita Oeprianto, Dalang Bom 3 Gereja Surabaya: Suara Berisik Sering Terdengar dari Rumahnya
Pelaku Teroris Bom Bunuh Diri Lulusan Perguruan Tinggi Ternama Di Surabaya 

SURYAMALANG.com - Sejumlah warga yang menjadi tetangga Dita Oeprianto angkat bicara terkait aktivitas di rumah pelaku bom bunuh diri di 3 gereja Surabaya.

Pengakuan warga ini mengejutkan, sebab mereka ada yang mendengar suara aneh, mobil-mobil mewah yang sering berdatangan atau mengetahui rapat-rapat dalam rumah tersebut.

(Baca: Saddam al-Jamal, Pemimpin ISIS Terbrutal yang Bunuh Keluarga Calon Mertua karena Tak Direstui)

(Baca: Saya Hampir Jadi Teroris, Wanita ini Bagikan Pengalamannya Lolos dari Jeratan Kelompok Radikal)

(Baca: Ngerinya Pasukan Elit Anti Teror TNI yang Dukung Densus 88, Inilah Sat 81, Denjaka dan Den Bravo)

(Baca: Untung Densus 88 Gerak Cepat, Ternyata Ada 128 Bom yang Siap Meledak di Surabaya & Sidoarjo)

(Baca: Kampung Nahdlatul Ulama, Ikhtiar Menangkal Paham dan Gerakan Radikal di Magetan)

Dilansir SURYAMALANG.com dari artikel Tribun Wow berjudul Tetangga Beberkan Kebiasaan Pelaku Bom Gereja di Surabaya: Sering Berisik di Belakang Rumah, diketahui kalau tetangga tak ada yang menyangka kalau penghuni rumah menjadi pelaku bom bunuh diri.

"Dari segi ekonomi ada, rumah ada, anak empat, sampai melakukan itu sih aneh," kata Yuki dan Ani tetangga rumah Dita Oeprianto.

Sebelumnya, Suami Ani, Yuki Gunawan bercerita kebiasaan pelaku ketika dalam rumah.

"Kalo ngomong berisik, sering berisik sih di belakang," kata Yuki.

"Iya, duk duk duk," tambah Ani memperagakan bunyi yang biasa ia dengar.

"Jadi di belakang itu sering dengar orang numbuk," ungkap Yuki.

"Tepat di dinding sini, terus anak-anak (kami) membalas bunyi itu, bais itu berhenti. Habis itu pindah ke sebelah sana," jelas Ani.

Ani dan Yuki mengungkapkan bahwa bunyi itu sudah terdengar sekitar 1- 2 tahun terakhir.

Halaman
1234
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help