Malang Raya

Sepekan, Polisi Bekuk Enam Pengedar Narkoba

Polisi menangkap enam orang diduga pengedar narkotika di Kota Malang selama sepekan.

Sepekan, Polisi Bekuk Enam Pengedar Narkoba
hayu yudha prabowo
TIGA JARINGAN NARKOBA - Enam tersangka kasus narkoba ditunjukan pada wartawan di Mapolres Malang Kota, Jumat (18/5/2018). Satnarkoba Polres Malang Kota berhasil menangkap tiga jaringan narkoba sabu-sabu dan ganja dengan jumlah enam tersangka. SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Polisi menangkap enam orang diduga pengedar narkotika di Kota Malang selama sepekan. Keenam orang ini terbagi dalam tiga kelompok berbeda.

Menurut Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri, ketiga kelompok ini merupakan jaringan yang berbeda dalam dunia peredaran narkotika di Kota Malang. Keenam orang itu ditangkap secara berurutan di tanggal 10 Mei, 12 Mei, dan 14 Mei 2018.

Penangkapan pada 10 Mei 2018 dilakukan kepada tiga orang yakni berinisial MA (33) warga Desa Asrikaton Kecamatan Pakis Kabupaten Malang, MY (38) warga Surabaya yang tinggal di Jl Sawojajar Gang V Kecamatan kedungkandang Kota Malang, dan TS (44) warga Jl Sawojajar Gang VIII Kecamatan Kedungkandang Kota Malang.

Dari kelompok ini, polisi menyita barang bukti berupa sabu-sabu kurang lebih seberat 5,4 gram dan ganja sekitar 250 gram. Awalnya polisi menangkap MA di Jl Maninjau Selatan yang mengaku membeli sabu-sabu seharga Rp 300.000 dari MY. Dari MY, polisi mendapatkan barang bukti berupa sabu-sabu 5,1 gram. MY juga berkomplot dengan TS. Polisi menemukan ganja seberat 250 gram dari tangan TS.

Lalu pada 12 Mei polisi kembali menangkap dua orang diduga pengedar sabu-sabu yakni TP (21) dan TR (21), semuanya warga Jl Sukun Gempol Kecamatan Sukun Kota Malang. Keduanya ditangkap di Jl Terusan Dieng saat hendak bertransaksi sabu-sabu. Polisi menemukan barang bukti berupa sabu dan ganja dari kedua orang ini.

Dan terakhir pada 14 Mei 2018, polisi menangkap EN alias BW (37) warga Jl Kolonel Sugiono Kelurahan Mergosono Kecamatan Kedungkandang.

"Untuk penangkapan ini, kami mendapatkan informasi adanya peredaran narkoba di kawasan itu," ujar Asfuri kepada wartawan dalam konferensi pers, Jumat (18/5/2018).

Kepada polisi, EN mengaku sabu-sabu yang dijualnya merupakan titipan dari SU, seorang warga Kabupaten Malang yang kini dinyatakan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Polisi menyita sabu seberat 4,93 gram dari tangan EN yang terbagi dalam 16 bungkus klip plastik. EN sendiri merupakan lulusan SD.

"Lebih lanjut saya mengimbau kepada masyarakat untuk melapor ketika mengetahui informasi peredaran narkoba. Karena kami terus melakukan perang terhadap peredaran narkoba," tegas Asfuri.

Keenam orang ini dijerat memakai sejumlah pasal berbeda di UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. 

Tags
Malang
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help