Teroris Serang Jawa Timur

Satpam Gereja Jadi Korban Bom, Wali Kota Risma Pekerjakan Anaknya

Tri Rismaharini berziarah ke rumah salah satu korban teror bom gereja GPPS Jalan Raya Arjuno 90.

Satpam Gereja Jadi Korban Bom, Wali Kota Risma Pekerjakan Anaknya
Tri Rismaharini berziarah ke rumah salah satu korban teror bom gereja GPPS Jalan Raya Arjuno 90, Sabtu (18/5). Korban teror bom adalah Catur Giri Sungkowo, beralamat di Jalan Pulosari III M no 3 RT 03 RW 07 Pulosari Kelurahan Gunungsari, Kecamatan Dukuh Pakis, Surabaya. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Tri Rismaharini berziarah ke rumah salah satu korban teror bom gereja GPPS Jalan Raya Arjuno 90, Sabtu (18/5/2018).

Korban teror bom adalah Catur Giri Sungkowo, beralamat di Jalan Pulosari III M no 3 RT 03 RW 07 Pulosari Kelurahan Gunungsari, Kecamatan Dukuh Pakis, Surabaya.

Giri, panggilan akrab korban adalah seorang satpam gereja. Dia sempat menjalani masa kritis sampai akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Jenazah Giri diserahkan kepada keluarga korban setelah dibersihkan pihak RSU Dr Soetomo, pada Jumat (19/5) Pukul 23.00 WIB.

Risma datang dan memberikan dukungan kepada keluarga. Dia juga menyampaikan agar yang ditinggalkan tetap kuat.

M Fikser, Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Surabaya mengatakan bahwa Risma juga juga memberikan santunan dan semua biaya biaya pemakaman ditanggung pemerintah kota.

"Giri meninggalkan satu anak, anak ini diambil oleh ibu Risma untuk diperkerjekan di pemkot," kata Fikser yang menemani Risma takziah.

Risma datang ke rumah jenazah sekitar 20 menit. Awalnya Risma ingin menemani hingga proses pemakaman, namun karena pihak keluarga masih menunggu keluarga yang lain, Risma pun pamit.

Kunjungan Risma pun, membuat keluarga semakin haru. Istri dan beberapa orang terdekat Giri menangis syok.

"Ibu minta istri korban untuk diberikan pendampingan psikolog. Beliau juga sempat ngatur kursi supaya orang-orang yang takziah itu gak berdiri, karena orang gerombol bisa semakin membuat keluarga syok," lanjut Fikser.

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved