Usai Salat Subuh saat Ramadan, Sebaiknya Jangan Tidur, Ini Pertimbangannya

#RAMADAN - Jika santap sahur tidak ada kandungan lemak dan protein dapat dipastikan tubuh akan terasa lemas pada siang hari.

Usai Salat Subuh saat Ramadan, Sebaiknya Jangan Tidur, Ini Pertimbangannya
pixabay/6335159
ILUSTRASI MUSLIMAH 

SUYAMALANG.COM, SURABAYA - Agar badan tidak lemas saat beraktifitas, pola makan sahur harus diperhatikan. Kaum muslim dianjurkan memakan makanan 4 sehat 5 sempurna.

"Durasi puasa cukup lama terhitung dari jam 4 shubuh hingga menjelang magrib. Asupan karbohidrat, lemak, dan protein harus diperhatikan dengan memakan makanan 4 sehat 5 sempurna," kata Fildzah Karuni Putri, dosen S1 Ilmu Gizi Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya.

Fildzah Karuni Putri, dosen S1 Ilmu Gizi Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya.
Fildzah Karuni Putri, dosen S1 Ilmu Gizi Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya. (danendra kusuma)

Fildzah menerangkan, tubuh akan membakar makanan atau minuman yang mengandung gula menjadi energi.

"Nasi putih dan minuman manis akan terpecah terlebih dahulu oleh tubuh dan digunakan menjadi energi pada pagi hari," ujarnya.

Menjelang siang, tubuh akan menggunakan makanan yang mengandung lemak dan protein untuk dijadikan energi.

Jika santap sahur tidak ada kandungan lemak dan protein dapat dipastikan tubuh akan terasa lemas pada siang hari.

"Konsumsi makanan yang berserat saat sahur seperti buah dan sayur juga sangat penting untuk menjaga energi dalam tubuh," jelas Fildzah.

Ia menambahkan, saat memakan nasi, alangkah baiknya didinginkan terlebih dahulu. Nasi dalam keadaan dingin ikatan kimianya lebih kompleks, jadi tubuh akan memakan waktu lama untuk memecahnya menjadi energi.

"Kalau nasi dalam keadaan panas, struktur biokimianya mudah dipecah oleh tubuh dan dijadikan energi saat itu juga. Pasokan energi pun akan berkurang," katanya.

Ia memberikan tips untuk mahasiswa rantau, untuk makan roti berbahan dasar gandum ataupun kurma saat sahur.

"Biasanya kalau mahasiswa yang ngekos kan tidak mau ribet, sarannya makan roti gandum ataupun kurma. Karena kurma mengandung serat dan gula tinggi. Pasokan energi pagi dan siang hari akan terpenuhi," urainya.

Selain itu, ia menganjurkan untuk mentumis masakan atau dikukus karena jika digoreng akan cepat haus. Selain itu, setelah salat subuh sebaiknya jangan tidur.

"Karena saat tidur, tubuh akan menyimpan energi dari santap sahur untuk cadangan. Energi tersebut tidak akan dikeluarkan pada pagi dan siang hari seperti normalnya. Keluarnya bisa keesokan harinya. Jadi badan akan lemas ketika bangun tidur," pungkasnya.

Penulis: Danendra Kusuma
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved