Travelling

Teror Bom di Surabaya Bikin Wisatawan Jadwal Ulang Kunjungannya ke Jawa Timur

Penjadwalan ulang kunjungan wisatawan ini diakui juga oleh Kepala Seksi Promosi Pariwisata Disbudpar Kota Malang Agung H Buwana.

Teror Bom di Surabaya Bikin Wisatawan Jadwal Ulang Kunjungannya ke Jawa Timur
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
ILUSTRASI - Sejumlah wisatawan mancanegara (Wisman) mengunjungi Kampung Tridi, Kota Malang, Jumat (18/8/2017). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Terjadi penurunan dan penjadwalan ulang kunjungan wisatawan ke Jawa Timur, termasuk Malang packa peristiwa bom di Surabaya dua pekan lalu.

Usaha rental mobil merupakan salah satu jenis usaha yang terkena dampak penurunan jumlah wisatawan ataupun penjadwalan ulang kunjungan.

"Turun ya, namun lebih banyak yang membatalkan dan menjadwal ulang perjalanan. Ada sekitar 40 persen terjadi pembatalan ataupun penjadwalan ulang. Ini berdampak pada kami, karena pihak tour and travel kan bekerjasama dengan pihak rental seperti kami," ujar Raharia Padneswara, anggota Aspeda DPD Malang, Jumat (25/5/2018).

Kondisi ini ditambah dengan datangnya bulan Ramadan. "Kunjungan wisatawan di bulan Ramadan memang biasanya turun, namun kemarin diperparah dengan adanya peristiwa bom di Surabaya itu. Ngaruh ke seluruh Jatim," tegas Aria.

Para pengusaha rental mobil berharap, kondisi ini membaik pada liburan Lebaran mendatang. Karena itu pula, Asperda tidak mau hanya tinggal diam menunggu momen Lebaran untuk menggaet tamu.

Asperda bekerjasama dengan pihak lain seperti Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang dan PHRI melakukan kampanye damai untuk dunia pariwisata. Kampanye damai pariwisata ini untuk menggaet tamu percaya dan kembali berkunjung ke Jatim.

"Jatim ini aman, begitu juga Kota Malang dan Malang Raya," tegas Aria.

Penjadwalan ulang kunjungan wisatawan ini diakui juga oleh Kepala Seksi Promosi Pariwisata Disbudpar Kota Malang Agung H Buwana.

"Apakah kejadian bom kemarin ngaruh, jawabnya ngaruh. Ada penurunan, dan lebih banyak penjadwalan ulang kedatangan wisatawan.

"Lalu ditambah memasuki bulan Ramadan, dan ternyata nanti libur Lebaran kan panjang. Jadi wisatawan yang awalnya datang di pekan-pekan ini memilih menjadwal ulang dan akan datang saat libur Lebaran nanti," ujar Agung.

Agung secara tegas mengajak semua pihak mengkampanyekan berwisata damai dan ceria. 'Kota Malang aman, jadi mari berwisata secara ceria dan menggelorakan kalau wisata itu damai," tegas Agung.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help