King Sejong Institute Gelar Lomba Korean Speech 2018 di Surabaya

"Para peserta akan berpidato tentang kebudayaan yang menurut mereka bisa membuat hari berdebar atau jatuh cinta," ujarnya.

King Sejong Institute Gelar Lomba Korean Speech 2018 di Surabaya
danendra kusuma
King Sejong Institute (KSI) menggelar acara Korean Speech 2018 di Auditorium UK Petra Surabaya, Sabtu, (26/5/2018). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA  - King Sejong Institute (KSI) menggelar acara Korean Speech 2018 di Auditorium UK Petra Surabaya, Sabtu, (26/5/2018). Setiap tahunnya, KSI secara rutin menggelar acara tersebut.

"Tema acara, setiap tahunnya akan berbeda," terang Dyah Sekarini selaku staff KSI dan penanggung jawab desain acara Korean Speech 2018.

Dyah sapaan akrabnya mengatakan, tema acara tahun ini adalah tentang kebudayaan Korea yang mendebarkan hati.

"Para peserta akan berpidato tentang kebudayaan yang menurut mereka bisa membuat hari berdebar atau jatuh cinta," ujarnya.

Sebagian para peserta terlihat mengenakan baju adat Korea Selatan Hanbok.

Acara Korean Speech 2018 diikuti oleh beragam latar belakang, yakni ada yang masih duduk di bangku sekolah, kuliah, dan berkerja. "Yang terpenting peserta adalah siswa dari KSI," jelasnya.

Ia menjelaskan, tujuan diadakannya acara ini adalah untuk memperkenalkan budaya dan bahasa korea. "Nantinya, dari 17 peserta akan diambil 6 pemenang oleh juri yang didatangkan langsung dari Korea,"ujar Dyah.

Liliek Soelistyo direktur KSI mengatakan, dua dari ke enam pemenang nantinya akan dikirim langsung ke Korea Selatan. Juara pertama akan mengikuti perlombaan pidato dengan siswa KSI lain yang ada di belahan dunia. "Peringkat ke dua akan mendapatkan beasiswa dari Dongseo University dan belajar di sana," terang Liliek.

Liliek menjelaskan, pada perlombaan pidato ini para peserta akan dinilai dari beberapa aspek, diantaranya pronounce, intonasi, isi pidato dan gerak tubuh. "Selain itu kepercayaan diri peserta akan menjadi nilai plus," katanya.

Salah satu peserta bernama Meilisa Dewi mengatakan, sebelum mengikuti perlombaan ini dia dilatih oleh Songsaenim (sebutan Guru dalam bahasa Korea). "Satu minggu sebelum acara Korean Speech digelar. Saya harus berlatih dengan guru agar hafal dan lancar saat berpidato," terangnya.

Meilisa menerangkan, bahwa dirinya mengambil tema makanan khas Korea yang terntunya tertuang pada kata-kata pidatonya. "Saya suka makanan Korea, jadi scriptnya tentang makanan Korea," ungkapnya.

Meilisa mengaku, pertama kali ia jatuh cinta fengan Korea Selatan karena K-POP. Menurutnya, K-POP memiliki gaya musik yang khas dan tidak mainstream. "Dancenya juga keren," imbuh Meilisa.

Meilisa menyabet juara harapan 4 pada acara Korean Speech 2018. "Ini adalah kali pertama saya ikut perlombaan Korean Speech. Saya senang dapat juara harapan ke 4," tandasnya.

Penulis: Danendra Kusuma
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help