Arema Malang
Milan Petrovic Beberkan Alasan Kegagalan Arema FC Raih Poin di Medan
Kekalahan itu membuat Arema FC gagal keluar dari zona degradasi. Sejauh ini tim Singo Edan baru menorehkan 9 poin dari 11 laga yang sudah dimainkan
Penulis: Alfi Syahri Ramadan | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Arema FC masih belum mampu tampil stabil. Di bawah kendali pelatih baru, Milan Petrovic, tim Singo Edan memang mulai menunjukkan kebangkitan. Namun sejauh ini penampilan Arema FC masih belum benar-benar stabil.
Bahkan pada laga terakhir tim Singo Edan harus takluk atas tuan rumah PSMS Medan dengan skor 0-2. Kekalahan itu membuat Arema FC gagal keluar dari zona degradasi. Sejauh ini tim Singo Edan baru menorehkan 9 poin dari 11 laga yang sudah dimainkan.
Menanggapi hal tersebut, pelatih Arema FC, Milan Petrovic mengakui bahwa ada beberapa faktor yang menyebabkan tim Singo Edan belum stabil. Salah satunya badai cedera dan absenya sejumlah pemain kunci. Hal itu memaksa tim pelatih untuk melakukan perubahan setiap pertandingan.
"Kami kehilangan Thiago, Arthur, Wamiau, Dendi, Ricky dan Johan Ahmat Farizie. Kehilangan 6 pemain dalam satu pertandingan kami rasa terlalu banyak dan ini menyulitkan," ucapnya Senin (28/5/2018).
Sejauh ini, Arema FC memang belum bisa tampil full tim. Problem cedera hingga akumulasi kartu memang terus menghantui Arema FC. Permasalahan itulah yang kini masih terus diupayakan agar segera menemukan solusi terbaik.
"Saat lawan PSMS Medan, kami mencoba untuk bermain dengan tim yang berbeda pada babak pertama. Baru pada babak kedua kami bermain dengan Ridwan dan Hardianto mengisi lini depan. Mungkin jika babak pertama bisa tetap 0-0 maka hasilnya akan beda. Tetapi kami harus mengambil resiko ketika sudah tertinggal," tandasnya.