Malang Raya

Jalani Rutinitas Hobi dan Dibayar Pula, Enak Banget, Yuk Simak Kisah Dara Manis Asal Kota Batu

sejak 2014, si doi pun dihadapkan pada kesibukan, misalnya memandu sebuah acara atau mengisi suara hewan pada sebuah pertunjukan.

Jalani Rutinitas Hobi dan Dibayar Pula, Enak Banget, Yuk Simak Kisah Dara Manis Asal Kota Batu
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Ferika Ellen Rahmawanika 

SURYAMALANG.COM, BATU - Ferika Ellen Rahmawanika (23), dara manis asal Kota Batu ini memiliki segudang bakat. Di antaranya adalah menari, pengisi suara (dubber), dan pembawa acara.

Terkait bakat tersebut, sejak 2014, si doi pun dihadapkan pada kesibukan, misalnya memandu sebuah acara atau mengisi suara hewan pada sebuah pertunjukan. 

Dalam mengisi suara hewan, ia harus menyesuaikan dengan karakter hewannya.

"Biasanya sering mengisi suara macaw. Karakter dia lebih ceria, centil. Tapi suatu ketika saya mengisi suara iguana. Karakternya itu laki-laki. Mau tidak mau, harus bisa. Jadi lama-lama terbiasa mengubah suara, malahan ketagihan," kata dia, Kamis (7/6/2018).

Selama menjadi dubber suara hewan, ia lebih suka ketika mengisi suara sebagai burung macaw. Karena karakter yang diperankan sesuai dengan sifat dia.

"Kalau ngedance juga sering, kebanyakan Sabtu dan Minggu. Sejauh ini saya menjalani hobi-hobi ini enjoy. Dibayar, dan saya juga dapat manfaatnya. Menjalaninya lebih santai, nggak dikejar-kejar waktu," paparnya.

Mahasiswi Stiekma Kertanegara Kota Malang itu, mengakui jika hobi dan jurusan kuliah yang ia ambil sangat berbeda jauh.

Tapi itu merupakan ladang kesempatan bagi dirinya. Karena baginya, walaupun memiliki hobi yang dibayar, dia tetap belajar hal lain.

"Ke depan saya juga punya cita-cita mendirikan sebuah usaha. Entah itu usaha kuliner, baju, dan lainnya. Jadi belajar jalan, hobi juga tetap jalan," ungkap mahasiswi semester dua itu.

Pengalaman yang tidak pernah ia lupakan selama ia menjalani hobinya itu ialah terjatuh saat freestyle gaya dance.

"Itu hal biasa sih, jatuh. Bahkan kalau nggak jatuh nggak ada pengalaman. Tapi pas jatuh pikiran jelek yang saya takutkan ialah patah tulang. Untung nggak sampai cedera, saya buat pengalaman dan belajar terus," pungkas dia.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help