Home »

Batu

Malang Raya

PDAM Kota Batu Fokus Pemetaan Zona Merah yang Belum Teraliri Air

Direktur PDAM Kota Batu, Edi Sunaedi mengatakan, pemetaan ini akan dikhususkan di daerah Desa Pendem, Kecamatan Junrejo.

PDAM Kota Batu Fokus Pemetaan Zona Merah yang Belum Teraliri Air
istimewa.
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, BATU - Tahun 2018 ini Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Batu akan fokus pada pemetaan zona merah yang belum bisa dialiri air. Hal itu untuk mencapai target seribu pelanggan.

Direktur PDAM Kota Batu, Edi Sunaedi mengatakan, pemetaan ini akan dikhususkan di daerah Desa Pendem, Kecamatan Junrejo.

"Seperti di Desa Pendem, Kelurahan Dadaprejo, dan Kelurahan Temas. Di tempat yang belum ada jaringan PDAM-nya," kata dia saat dikonfirmasi, Jumat (8/6/2018).

Tercatat setelah dilakukan pemasangan pipa hingga saat ini sudah ada 57 pelanggan baru. Karena itu pihaknya saat ini fokus pada daerah Desa Pendem untuk menambahkan pelanggan.

Menurutnya nanti PDAM Kota Batu bakal mengirimkan surat resmi kepada PDAM Malang untuk mengalihkan pelanggan kepada PDAM Kota Batu.

Sebab selama ini pelanggan di Desa Pendem ikut dengan PDAM Kota Malang.

“Hal ini akan meringankan beban pelanggan dari segi harganya. Sebab di Kota Batu Rp 800 per meter kubik, sedangkan di Kota Malang Rp 4 ribu-5 ribu per meter kubik untuk rumah tangga 1 atau berpenghasilan rendah,” katanya.

Diketahui sejak Januari sampai Juni ini sudah ada 13.162 pelanggan PDAM Kota Batu.

Rinciannya pada bulan Januari ada 12.883 pelanggan, bulan Februari 12.971 pelanggan, bulan Maret 13.005 pelanggan, bulan April 13.058 pelanggan, bulan Mei 13.107 pelanggan, bulan Juni 13.162 pelanggan.

Selain itu pada tahun 2017 PDAM Kota Batu mencapai target pelanggan. Dari 600 target pelanggan mampu melebihi dari target 900 pelanggan.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help