Blitar

Pembangunan Gedung SMPN 3, Bermasalah dengan Warga di Awal, Lalu Wali Kota Blitar Jadi Tersangka

Pembangunan gedung baru SMPN 3 Kota Blitar menyeret Wali Kota Blitar, M Samanhudi Anwar menjadi tersangka dugaan suap oleh KPK.

Pembangunan Gedung SMPN 3, Bermasalah dengan Warga di Awal, Lalu Wali Kota Blitar Jadi Tersangka
samsul hadi
Lokasi pembangunan gedung baru SMPN 3 di lahan bekas bengkok Kelurahan Tanggung, Kota Blitar. 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Pembangunan gedung baru SMPN 3 Kota Blitar menyeret Wali Kota Blitar, M Samanhudi Anwar menjadi tersangka dugaan suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Proyek ini berada di Kelurahan Tanggung, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar.

Proyek pembangunan gedung baru SMP itu memang sudah menjadi polemik sejak perencanaan awal.

Proyek pembangunan gedung baru SMP itu dimulai pada 2017.

( Baca juga : Kontraktor Suap Rp 1,5 Miliar untuk Wali Kota Blitar dan Rp 1 Miliar untuk Bupati Tulungagung )

Pada pembangunan tahap pertama, Pemkot Blitar mengalokasikan anggaran Rp 11,5 miliar.

Pembangunan gedung baru sekolah itu di atas bekas tanah bengkok Kelurahan Tanggung seluas sekitar 3 hektare.

Sebagian warga Kelurahan Tanggung menolak rencana pembangunan gedung baru sekolah itu.

Warga yang menolak pembangunan itu adalah yang selama ini menyewa lahan itu untuk pertanian.

( Baca juga : BREAKING NEWS – Manajemen Arema FC Depak Pelatih Kiper Ricardo Felipe )

Warga khawatir kehilangan mata pencaharian kalau lahan itu digunakan untuk pembangunan gedung sekolah.

Tetapi, Pemkot Blitar tetap melaksanakan pembangunan gedung sekolah itu.

Halaman
123
Penulis: Samsul Hadi
Editor: Zainuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help