Malang Raya

16 Lulusan SMAN 9 Kota Malang Belajar Mandarin sebelum Kuliah di Universitas Dayeh Taiwan

Pada akhir Agustus 2018 nanti mereka akan berangkat sebab perkuliahan akan dimulai pada September 2018.

16 Lulusan SMAN 9 Kota Malang Belajar Mandarin sebelum Kuliah di Universitas Dayeh Taiwan
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Siswa SMAN 9 Kota Malang. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - SMAN 9 Kota Malang menjalin kerjasama dengan Universitas Dayeh, Taiwan.

Karena itu, 34 lulusan sekolah menengah, terdiri dari 16 orang lulusan SMAN 9 dan beberapa lulusan sekolah lainnya sudah mempersiapkan kuliah di sana.

"Sebelum berangkat, mereka belajar Bahasa Mandarin dulu di sekolah," jelas Abdul Tedy, Kepala SMAN 9 Kota Malang kepada SURYAMALANG.COM, Senin (11/6/2018).

Pada akhir Agustus 2018 nanti mereka akan berangkat sebab perkuliahan akan dimulai pada September 2018.

Pelajaran Bahasa Mandarin dilakukan setiap hari selama beberapa jam dibimbing guru bahasa. "Sebenarnya butuh 30 an lagi siswa untuk bisa mengikuti perkuliahan disana," kata dia. Siswa yang bakal jadi maba di Taiwan tak hanya dari Malang, tapi juga Sidoarjo dan Jombang.

Program ini dinamakan double track karena selain kuliah juga bekerja di industri. Semua biaya kuliah, biaya hidup dan uang saku ditanggung perguruan tinggi itu. Dayeh adalah sebuah perguruan tinggi yang mengembangkan diri dengan menginternasional dengan menggadeng banyak lembaga pendidikan.

Di Malang, selain SMAN 9 juga dengan Universitas Negeri Malang ( UM). Dikatakan Tedy, pihaknya sudah kesana. Selain melihat lokasi perkuliahan juga kunjunhan ke industri yang akan jadi tempat kerja. "Kami juga sudah melihat tempat penginapannya," jelas dia.

Memang untuk pemberangkatan awal harus ditanggung mandiri mereka seperti tiket pesawat, pengurusan paspor dan visa. Pelatihan bahasa juga dilakukan mandiri sebagai bekal komunikasi mereka di Taiwan. Baru setelah di Taiwan, mereka dijamin penuh

"Masalah ibadah juga kami tanyakan. Jadi sampai detil pastikan mereka tetap bisa menjalankan ibadahnya di Taiwan," paparnya. Dayeh memiliki beberala jurusan. Yang dibuka peluangnya adalah plastict art dan teknik mesin sederhana. Mereka yang lolos kuliah di Taiwan adalah yang berjiwa mandiri.

"Agak sulit bagi anak yang masih terlalu mbok-mbok'en," kata dia. Kuliah akan berlangsung selama 2,5 tahun dan kerja di industri selama 2,5 tahun.

Belajar dan bekerja di Taiwan akan menjadi pengalaman luar biasa bagi mereka selain bisa menguasai bahasa. asing.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help