Roy Kiyoshi Karma Dapat Kiriman Semur Jengkol Berisi Pecahan Kaca, yang Terjadi Kemudian Bikin Haru

Roy Kiyoshi Karma Lakukan ini Usai Dapat Kiriman Semur Jengkol Berisi Pecahan Kaca, Bikin Semua Syok

Roy Kiyoshi Karma Dapat Kiriman Semur Jengkol Berisi Pecahan Kaca, yang Terjadi Kemudian Bikin Haru
Kolase SURYA Malang

SURYAMALANG.com - Roy Kiyoshi mengalami peristiwa yang mengerikan baru-baru ini. Dia mendapat kiriman semur jengkol, lalu saat dibuka berisi pecahan kaca.

Peristiwa itu terkuak dalam tayangan Karma Episode 144 pada 8 Juni 2018.

"Ini real story, baru-baru ini sekitar 3 minggu yang lalu, saya dikirimi makanan semur jengkol," kata Roy dikutip dari Nakita.

Dia lalu meluruskan peristiwa tersebut terjadi bukan karena black magic atau sihir, tetapi benar-benar nyata. Maksudnya, ada seseorang yang mau melukai dia.

Baca: Buntut dari Tuduhan Pelecehan Seksual, David de Gea Enggan Merespon Perdana Menteri Spanyol

Baca: Nissa Sabyan Meleleh, Raditya Dika Kirim DM Ajak Kenalan dan Puji Suaranya

Baca: Angel Lelga Jadi Sorotan Karena Terlihat Paling Bercahaya Diantara Keluarga Vicky Prasetyo

Belum diketahui, siapa pengirim makanan tersebut? Yang jelas Roy Kiyoshi beruntung menyadari kejanggalan makanan tersebut sejak awal.

"Saya dikirimin makanan, kemudian saya aduk, saya lihat, saya nemuin beling (kaca), pecahan beling.

"Jadi dia berharap saya memakan itu lalu tenggorokan saya terbaret (tergores)," sambungnya.

Roy Kiyoshi lalu menjelaskan pecahan itu seperti remukan gelas kaca.

Baca: Olla Ramlan Pamer Foto Bareng Keluarga, Anak Pertamanya Bikin Gagal Fokus Warganet

Baca: Blak-blakan! Dewi Perssik Ungkap Penyebab Dirinya Tak Kunjung Hamil Meski Telah 3 Kali Menikah

Baca: Kaya Raya, Ardi Bakrie Tak Masalah Lihat Anaknya Bukber Dengan ART, Ia Justru Lakukan Ini

Perkiraan Roy, ada yang sengaja dicampurkan ke makanannya.

Walau demikian, Roy Kiyoshi tak mau memperpanjang persoalan tersebut. Alasan dia, tindakan itu bisa jadi adalah resiko dari pekerjaan dia.

Halaman
12
Penulis: Adrianus Adhi
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help