Malang Raya

Ada Penerbang Paralayang Jatuh, Area Gunung Banyak Kota Batu Tetap Buka

Ketua #Paralayang Jatim: Semoga peristiwa ini tidak sampai membuat orang ter-demotivasi olahraga maupun berwisata paralayang.

Ada Penerbang Paralayang Jatuh, Area Gunung Banyak Kota Batu Tetap Buka
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
ARSIP - Atlet paralayang adu kemampuan dalam International Tourism Paragliding Festival 2017 di Gunung Banyak, Kota Batu, Minggu (30/7/2017). 

SURYAMALANG.COM, BATU - Tidak akan ada penutupan lokasi paralayang Gunung Banyak Kota Batu usai kecelakaan yang menimpa Cherly Aurelia (18), penerbang paralayang asal Jombang, Selasa (12/6/2018).

Hal ini ditegaskan oleh Ketua Paralayang Jatim, Arif Eko Wahyudi, usai konferensi pers di Kota Batu.

"Penutupan itu malah tidak berdasar karena Gunung Banyak sangat available sebagai lokasi paralayang," kata Arif kepada SURYAMALANG.COM.

Meski begitu, Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Jatim tetap melakukan investigasi mendalam peristiwa yang menimpa Cherly.

Hasil dari investigasi itu, kata Arif, akan dijadikan evaluasi dan bahan perbaikan untuk olahraga paralayang.

"Kami akan terus gali dan investigasi. Nanti kami jadikan evaluasi dan perbaikan ke depan supaya hal seperti ini tidak terjadi dan terulang lagi," tegasnya.

Lebih lanjut, Arif berharap peristiwa ini tidak menyurutkan minat warga untuk menekuni olahraga itu, maupun berwisata paralayang.

"Semoga peristiwa ini tidak sampai membuat orang ter-demotivasi olahraga maupun berwisata paralayang. Kami pastikan, dalam paralayang mengikuti semua standar dan prosedur yang berlaku," pungkasnya.

Cherly Aurelia (18) terjatuh dari ketinggian 100 meter saat terbang di Gunung Banyak Kota Batu, Selasa (12/6/2018). Peristiwa itu membuatnya meninggal dunia. 

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help