Malang Raya

Cherly Aurelia, Atlet Paralayang yang Meninggal di Kota Batu, Gagal Wujudkan Keinginan Ini

Remaja asal Desa Jatigedong Kecamatan Ploso Kabupaten Jombang ini sudah mengenal paralayang dan menerbangkan parasut sejak kelas 3 SMP.

Cherly Aurelia, Atlet Paralayang yang Meninggal di Kota Batu, Gagal Wujudkan Keinginan Ini
IST
Cherly Aurelia, atlet paralayang yang meninggal dunia di Kota Batu. 

SURYAMALANG.COM, BATU - Bagi Cherly Aurelia (18), dunia paralayang bukanlah dunia baru.

Remaja asal Desa Jatigedong Kecamatan Ploso Kabupaten Jombang ini sudah mengenal paralayang dan menerbangkan parasut sejak kelas 3 SMP.

Remaja yang tahun ini lulus dari SMAN Ploso itu sudah ratusan kali terbang. Bahkan dia sudah memiliki SIM terbang, atau 'paragliding license'.

Baca: BREAKING NEWS – Gadis Jombang Tewas Saat Paralayang di Gunung Banyak, Kota Batu

Baca: Ada 2 Kemungkinan Penyebab Meninggalnya Atlet Paralayang di Kota Batu

Dia mengantongi lisensi PL (pilot) 1, novice pilot atau masuk di penerbang basic. Karena sudah memiliki SIM paralayang, remaja ini pun dibolehkan terbang secara mandiri, bukan lagi tandem.

Gunung Banyak - Kota Batu, merupakan salah satu lokasinya berlatih terbang. Di Gunung Banyak saja tercatat sudah 60 kali dia melayang.

Sejak Jumat (8/6/2018), dia bersama rekannya, Mia Ainisyah (19) sudah tiba di salah satu lokasi paralayang terkenal di Jawa Timur ini.

Cherly terbang mulai Sabtu (9/6/2018). Selasa (12/6/2018) ini merupakan latihan terakhirnya, sebelum dia kembali ke Jombang.

Namun takdir berkata lain. Di penerbangan pertamanya di hari terakhir dia latihan, parasutnya 'kolaps' dan dia melorot. Tubuhnya terjatuh dari ketinggian 100 meter. Cherly meninggal dunia.

Rekan Cherly dari Jombang, Mia Ainisyah menuturkan, kedatangan mereka ke Gunung Banyak untuk berlatih.

"Kalau Cherly untuk persiapan event paralayang Troi (trip of Indonesia) di Trenggalek 29 Juni besok," ujar Mia kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (12/6/2018). Sedangkan Mia berlatih sebagai siswa paralayang.

Namun keinginan Cherly yang ingin terbang di Troi Trenggalek pun akhirnya pupus. Dia mengalami kecelakaan saat terbang di Gunung Banyak itu. Kematian memupus keinginan dan impiannya melayang di atas Trenggalek.

Pada enam bulan silam, Cherly ikut kejuaraan paralayang di Tuban yakni Bupati Cup. Cherly adalah salah satu atlet paralayang yang beberapa kali mewakili Jombang.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved