Sportarema

Kedewasaan Balotelli Menjadi Alasan Roberto Mancini untuk Memilihnya sebagai Kapten Italia

Mancini pun kembali memanggil Balotelli berseragam I Nerazzurri setelah sempat absen sejak November 2014, menilai Balotelli telah dewasa

Kedewasaan Balotelli Menjadi Alasan Roberto Mancini untuk Memilihnya sebagai Kapten Italia
AFP
Pelatih Italia, Roberto Mancini, memberikan ucapan selamat kepada Mario Balotelli, yang mencetak gol ke gawang Arab Saudi dalam laga persahabatan di St. Gallen, Swiss pada 28 Mei 2018. 

SURYAMALANG.COM - Pelatih tim nasional (timnas) Italia, Roberto Mancini, percaya bahwa Mario Balotelli layak memimpin I Nerazzurri sebagai kapten.

Mario Balotelli memang terlanjur dicap sebagai pemain bengal dan pembuat onar dalam rekam jejak kariernya.

Ia pun kerap berganti klub lantaran sikap yang dimilikinya tak bisa lagi dinilai wajar bagi para pelatih.

Meskipun begitu, juru strategi timnas Italia, Roberto Mancini, memiliki pandangan lain terhadap sang pemain 28 tahun.

Mancini pun kembali memanggil Balotelli berseragam I Nerazzurri setelah sempat absen sejak November 2014, menilai Balotelli telah mendewasa.

Pelatih berusia 53 tahun itu pun memercayakan ban kapten kepada pemain beralias Super Mario sejak laga persahabatan kontra Arab Saudi, Selasa (29/5/2018).

"Mario Balotelli telah tumbuh dalam berbagai hal. Mempertimbangkan hasil buruk tak lolosnya tim ini ke putaran final Piala Dunia, saya butuh figur pemimpin baru," kata Mancini kepada GQ seperti dilansir BolaSport.com dari laman Football Italia.

"Kembalinya Balotelli ke timnas adalah murni alasan sepak bola. Ia baru 28 tahun dan masih memiliki waktu untuk mencapai semua yang diinginkan," tutur eks pelatih Inter Milan.

"Sebab Balotelli memiliki fisik dan teknik yang sama baiknya, serta ia kini lebih berpengalaman," ujar Mancini menambahkan.

Pelatih yang semasa bermain berposisi sebagai striker ini pun mengaku sayang kepada Balotelli. Mancini menyebut bahwa kini pemain OGC Nice itu bukanlah seseorang yang telah dicap bengal.

Editor: eko darmoko
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help