Jombang

Ucapan Aneh Atlet Paralayang sebelum Jatuh dari Ketinggian 100 Meter di Kota Batu

#JOMBANG - "Mene aku wis gak ndek umah mbak (Besok aku sudah tidak di rumah, kak)," kata wanita berhijab, tetangga korban.

Ucapan Aneh Atlet Paralayang sebelum Jatuh dari Ketinggian 100 Meter di Kota Batu
mohammad romadoni
SEMASA HIDUP - Cerly Aurelia meninggal dunia dalam usia 18 tahun. Jenazah atlet paralayang itu tiba di rumah duka, Dusun Gedang, Desa Jatigedong, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, Selasa (12/6/2018) pukul 17. 45 WIB. 

SURYAMALANG.COM, JOMBANG - Sosok Cerly Aurelia (18) atlet paralayang Jombang yang tewas terjatuh dari ketinggian 100 meter di Gunung Banyak, Kota Batu, dikenal mempunyai kepribadian yang tangguh, baik dan supel.

Anak kedua dari tiga bersaudara ini telah lama berkecimpung di dunia olahraga.

Korban merupakan atlet bola voli saat sekolah SMPN 1 Ploso.

Beranjak ke SMA Ploso, korban mulai menekuni olahraga paralayang hingga menjadi atlet paralayang Jombang.

Selain atlet muda berbakat korban juga dikenal aktif di organisasi desa Karang Taruna Dusun Gedang, Desa Jatigedong, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang.

Dia tergabung ke dalam Karang Taruna menjadi bendahara. 

Warga setempat menceritakan sempat mempunyai firasat sebelum kejadian itu.

Cerly sempat mengajak tetangganya, Hesti, untuk ikut bergabung menjadi Karang Taruna.

Tingkah lakunya tidak biasanya seperti itu yang sedikit ngotot saat mengajak teman sebayanya itu.

Cerly sempat berkata jika setelah ini dia sudah tidak lagi di sini.

Halaman
123
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help