6 Hal yang terjadi Sebelum Cherly Aurelia Jatuh di Gunung Banyak, Strap Paralayang Lepas, Lalu . . .

6 Fakta Sebelum Cherly Aurelia Teriak Allahu Akbar, Mulai dari Kondisi Angin, Sampai Strap Paralayang yang Lepas

6 Hal yang terjadi Sebelum Cherly Aurelia Jatuh di Gunung Banyak, Strap Paralayang Lepas, Lalu . . .
IST
Cherly Aurelia, atlet paralayang yang meninggal dunia di Kota Batu. 

3. Cuaca Cerah dan Kecepatan angin Normal

Masih disampaikan Arif, cuaca saat insiden terjadi cerah dan angin berkecepatan 3 - 4 kilometer per jam. Cuaca dan angin mendukung penerbangan pagi itu.

Setelah semua siap, Cherly terbang. Parasut mengembang sempurna.

Sekitar 2 - 3 menit, setelah Cherly take off, sayap parasut sebelah kiri 'kolaps' atau menutup.

Hal ini membuat parasut beserta penerbangnya jatuh. "Sayap parasut sebelah kiri 'kolaps', sehingga parasut mengalami full stall atau jatuh," beber Arif.

Saat salah satu sayap parasut menutup, senior yang ada di lokasi landing, langsung menginstruksikan melalui handy talky supaya Cherly membuka parasut cadangan.

Namun Cherly tidak bisa menjangkau parasut cadangan itu, sehingga tidak sampai terbuka.

4. Strap Terlepas

Pihak kepolisian bersama tim Paralayang FASI Jatim melakukan analisa. Analisa itu dari penuturan senior, kesaksian yang melihat, juga video yang mengabadikan terbangnya Cherly.

Dari analisa itu, jatuhnya parasut diduga karena tidak adanya daya angkat. Hal ini dikarenakan adanya beban yang menarik.

Halaman
1234
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help