Nikmatnya Makan Sambel Wader di Tepi Kolam Besar Peninggalan Majapahit

Berwisata sejarah sekaligus kuliner. Momen istimewa ini bisa anda dapatkan di sekitar Kolam Segaran peninggalan kerajaan Majapahit.

Nikmatnya Makan Sambel Wader di Tepi Kolam Besar Peninggalan Majapahit
mohammad romadoni
SAMBEL WADER - Berwisata sejarah sekaligus kuliner. Momen istimewa ini bisa anda dapatkan di sekitar Kolam Segaran peninggalan kerajaan Majapahit. 

Gigitan pertama daging ikan wader itu menyatu dengan bumbu rempah. Meski sedikit asin ikan wader ini rasanya sangat pas dimakan dengan nasi hangat dan sambal pedas.

Harga satu menu sambel wader sangat terjangkau. Satu porsi sambel wader plus nasi Rp 13.000.

Menyantap hidangan sambel wader ini paling pas dengan minuman sehat dari rempah kunir.

Siti Maspupah (33) pemilik warung sambel wader Cak Mat mengatakan sambel wader merupakan menu andalannya paling laris dipesan banyak orang.

Seakan menu sambel wader ini telah menjadi ikon khas daerah itu lantaran banyak orang yang berkunjung nke Trowulan untuk menikmati kuliner sambel wader.

"Banyak ya pesan sambel wader. Kalau pengunjung ya kebanyakan dari luar kota yang mampir untuk makan," ujarnya kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (13/6/2018).

Kolam Segaran
Kolam Segaran (jalanwisata.id)

Warung sambel wader Cak Mat ini sudah ada selama 10 tahun. Selain sambel wader ada juga aneka pepes di antaranya pepes wader, kutuk, udang, jeroan, patin dan belut. Harganya relatif murah untuk satu porsi pepes Rp 3000.

"Paling favorit ada menu sambel belut banyak juga dipesan," ungkapnya.

Menjelang lebaran seperti ini pengunjung dari luar kota yang mampir makan di warungnya meningkatkan drastis. Namun disisi lain ia sempat kesulitan mencari bahan baku utama yakni ikan wader yang mulai langka.

Dia harus memperoleh ikan wader dari petani di sekitar Trowulan bahkan kalau pasukan ikan wader minim ia harus mendatangkan dari luar Kota.

"Bahan baku sulit karena lagi tidak musim ikan," jelasnya.

Halaman
123
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help