Tuban

Pria Tua Tewas Dimassa Karena Curi Pisang Untuk Keluarganya, Polisi Tuban Geram dan Beri Ultimatum

Lansia itu mencuri pisang di daerahnya, untuk bertahan hidup dengan keluarganya.

Pria Tua Tewas Dimassa Karena Curi Pisang Untuk Keluarganya, Polisi Tuban Geram dan Beri Ultimatum
Tribunnews.com
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, TUBAN -Kasus main hakim sendiri kembali terjadi di wilayah hukum Polres Tuban.

Ada dua kasus yang menyayat hati diterima oleh pelaku, walau tak sebanding dengan apa yang dicuri.

Pertama adalah kasus pencurian pisang yang dilakukan oleh Sukadi (60) warga Prunggahan wetan, Kecamatan Semanding, beberapa hari lalu.

Lansia itu mencuri pisang di daerahnya, untuk bertahan hidup dengan keluarganya.

Baik untuk dimakan, dan sisanya dijual.

Namun, saat aksinya diketahui oleh dua orang pemuda yang diduga kuat mabuk, akhirnya pelaku dihajar hingga masuk rumah sakit.

Baca: Tasya Kamila Mengaku Ingin Belajar Banyak Soal Dunia Politik Setelah Lulus S2

Baca: Chand Kelvin Menyetir 33 Jam Saat Mudik Jakarta - Purwokerto Berujung Sakit Tifus

Baca: Pria Ngamuk di Tempat Penukaran Uang Baru Bikin Heboh, Videonya Viral

Baca: Aura Kasih Mendapat Kabar Duka Jelang Lebaran, Pamannya Meninggal

 

Sukadi akhirnya diketahui meninggal Sabtu malam, karena mengalami luka akibat dihajar dua pemuda tersebut.

"Dua pemuda, yaitu Ony warga setempat dan Iwan warga Tegalagung sudah kita tetapkan tersangka," kata Kasatreskrim Polres Tuban, AKP Iwan Hari Purwanto kepada wartawan, Rabu (13/6/2018).

Tak berselang lama atas kasus Sukadi, kejadian main hakim sendiri juga terjadi di Desa Tobo, Kecamatan Merakurak, Minggu (10/6/2018).

Baca: Aurel Hermansyah Pamer Warna Rambu Baru, Warganet Gagal Fokus Kok Ketombean Ya?

Baca: Iko Uwais dan Audy Item Dikaruniai Anak Kedua Menjelang Lebaran, Jadi Sorotan Warganet!

Baca: Aurel Hermansyah Pamer Warna Rambu Baru, Warganet Gagal Fokus Kok Ketombean Ya?

Korbannya adalah Erik Ahmad Karep (34), warga asal Desa Gaji, Kecamatan Kerek, yang tak lain adalah pencuri ayam.

Halaman
12
Penulis: Mochamad Sudarsono
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help