Jendela Dunia

Teruskan Estafet Perjuangan, Ibunda Razan Najjar Kenakan Rompi Medis Mendiang Putrinya

Meneruskan perjuangan mendiang putrinya, sang ibunda mengenakan rompi medis berlumurkan darah berpartisipasi sebagai anggota tim medis.

Teruskan Estafet Perjuangan, Ibunda Razan Najjar Kenakan Rompi Medis Mendiang Putrinya
kolase Suryamalang

Razan Al Najjar, Perempuan pemberani itu harus meregang nyawa setelah ditembak mati dengan peluru di dadanya pada 1 Juni 2018 ketika menjalankan misi sebagai relawan medis.

Pada bulan Mei, beberapa saat sebelum kematiannya, Najjar pernah melakukan wawancara dengan majalah Times.

Salah satu isi wawancaranya adalah dia mengatakan bahwa wanita juga berperan penting dalam masyarakat Palestina, khususnya Gaza.

"Perempuan dalam masyarakat kita dihakimi, dipandang sebelah mata. Tapi mereka harus menerima kami karena kami memiliki kekuatan yang lebih dari siapa pun," kata Najjar.

Najjar adalah putri sulung dari enam bersaudara.

Sejak kecil, dia adalah sosok anak yang kuat, dan berani.

Saudarnya, Dalia al-Najjar mengenang sosok Razan sebagai teman bermain yang baik hati dan menyenangkan.

"Aku tidak percaya dia telah dibunuh. Aku sangat bangga bagaimana dedikasinya untuk negara. Dulu waktu kecil, dia sering datang ke rumah nenek dan kami bermain bersama," ungkap Dalia al-Najjar, melansir Heavy.

(*)

Jangan lupa follow akun instagram Suryamalang.com, ojok lali yo rek!

Penulis: Pambayun Purbandini
Editor: Pambayun Purbandini
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help