Mojokerto

Kebakaran Toko Warna-Warni di Mojokerto Diawali dengan Suara Ledakan

Sempat terdengar ledakan di dalam bangunan yang terbakar itu. Penyebab kebakaran ini diduga akibat korsleting arus listrik

Kebakaran Toko Warna-Warni di Mojokerto Diawali dengan Suara Ledakan
SURYAMALANG.COM/M Romadoni
Kebakaran Toko Warna-Warni di Mojokerto, Kamis 14 Juni 2018. 

SURYAMALANG.COM, MOJOKERTO - Api berkobar dahsyat membakar seluruh barang yang berada di dalam sebuah pusat perbelanjaan tekstil toko Warna-warni di kawasan Jalan Mojopahit tepatnya di Jalan Jalan KH A Dahlan Kota Mojokerto, Kamis (14/6/2018).

Sempat terdengar ledakan di dalam bangunan yang terbakar itu. Penyebab kebakaran ini diduga akibat korsleting arus listrik di ruangan gudang lantai tiga.

Bahan baku di dalam toko tersebut berupa bahan tekstil kain dan baju yang mudah terbakar membuat api begitu cepat membesar. Seluruh barang di tempat itu ludes terbakar.

Tampak puing-puing atap toko di lantai satu berserakan terbakar api. Asap pekat hitam terlihat keluar dari sela bangunan di lantai III.

Petugas pemadam kebakaran merangsek masuk menjebol pintu rolling door untuk memadamkan api.

Sejumlah petugas Damkar menaiki tangga menuju ke lantai II. Mereka terpaksa merusak pintu toko di lantai II memakai palu.

Informasinya, titik api berasal dari gudang penyimpanan kain yang berada di lantai III.

Belum dapat dipastikan apakah kejadian kebakaran ini menelan korban jiwa atau tidak.

Pasalnya, Kapolres Mojokerto Kota AKBP Sigit Dany Setiyono yang terlihat berada di lokasi belum dapat memberikan keterangan terkait penyebab kebakaran ini.

Untuk diketahui ketika terjadi kebakaran tidak ada aktivitas di dalam toko karena tutup ditinggal karyawannya libur lebaran.

Di depan toko ada kertas karton warna putih tertulis toko mulai tutup Kamis (14/6/2018).

Petugas pemadam kebakaran sempat kesulitan memadamkam api lantaran kondisi bangunan toko yang berdempetan.

Lebih dari dua jam akhirnya api berhasil dipadamkan. Saat ini petugas Damkar masih melakukan pembasahan.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help