Lamongan

Lebih dari Tiga Orang Bersaksi Melihat Hilal di Tanjung Kodok Lamongan

Lebih dari tiga orang mengaku melihat hilal penanda 1 Syawal 1439 H di Pantai Tanjung Kodok, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Kamis

Lebih dari Tiga Orang Bersaksi Melihat Hilal di Tanjung Kodok Lamongan
SURYAMALANG.COM/Aflahul Abidin
Suasana pemantauan hilal di lokasi pemantauan Pantai Tanjung Kodok Lamongan, Kamis (14/6/2018). 

SURYAMALANG.COM, LAMONGAN - Lebih dari tiga orang mengaku melihat hilal penanda 1 Syawal 1439 H di Pantai Tanjung Kodok, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Kamis (14/6/2018).

Pantai ini menjadi satu dari 93 lokasi pemantauan hilal (rukyatul hilal) di Indonesia.

Dua perwakilan dari mereka yang melihat hilal itu disumpah dalam sidang di lokasi saat itu juga.

Mereka adalah Suud Azka Saadillah Ashah dari PP Nurul Huda Karanggeneng dan Semiharto dari Jamaah Al Hikmah.

Suud mengaku melihat hilal pukul 17.32 WIB. Ia melihat dengan mata telanjang tanpa bantuan teleskop atau alat lain bantu lain.

"Seperti huruf ro (huruf arab) kecil," kata Suud, menjelaskan bentuk hilal yang ia lihat. Suud melihat hilal dalam tempo yang cukup singkat.

Selain dua orang ini, satu orang lain yang juga mengaku melihat hilal adalah Wakil Bupati Lamongan Kartika Hidayati.

Saat pemantauan, cuaca di lokasi cerah. Matahari terbenam bisa disaksikan secara utuh sebelum waktu hilal muncul.

Sholichin, hakim tunggal di sidang tersebut, mengatakan, laporan ini akan disampaikan ke Kementerian Agama sebagai bahan pertimbangan menentukan 1 Syawal 1439 H. Sidang Isbat penentuan itu akan dilakukan malam ini.

"Yang melihat lebih dari tiga orang. Tapi cukup dua orang saja yang disidang," katanya.

Tahun lalu, di lokasi yang sama, hilal tak tampak karena mendung. Pantai Tanjung Kodok sudah bertahun-tahun menjadi salah satu tempat pemantauan hilal di Indonesia.

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help