Mojokerto

Tentara Pergoki Tentara Gadungan saat Palak Sopir Truk di Mojokerto

Mengaku sebagai anggota TNI AD, Heri Pahlawan (40) melakukan pemalakan terhadap sopir truk.

Tentara Pergoki Tentara Gadungan saat Palak Sopir Truk di Mojokerto
Mengaku sebagai anggota TNI AD, Heri Pahlawan (40) melakukan pemalakan terhadap sopir truk yang melintas di jalan raya kawasan PT Pakerin, Desa Ngimbangan, Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto. 

SURYAMALANG.COM, MOJOKERTO - Mengaku sebagai anggota TNI AD, Heri Pahlawan (40) melakukan pemalakan terhadap sopir truk yang melintas di jalan raya kawasan PT Pakerin, Desa Ngimbangan, Kecamatan Pungging Kabupaten Mojokerto.

Aksi pemalakan oleh TNI gadungan ini kepergok anggota TNI aktif Sertu Adi Kusuma anggota Kodim 0815/11 Koramil Pungging dan Brigadir Irfan Hari Cahyono anggota Polsek Mojosari.

Keduanya saat itu secara kebetulan melalui jalan tersebut melihat sebuah truk dihentikan mobil Avanza S 1850 NG yang dikendarai pelaku.

Kerena curiga, mereka menghampiri sopir truk untuk menanyakan kejadian yang dialaminya.

Sopir truk menceritakan telah dimintai uang oleh tentara berbaju loreng senilai Rp 100.000 yang alasannya untuk uang distribusi keamanan.

Tidak lama, pelaku akhirnya berhasil ditangkap oleh pasukan gabungan TNI-POLRI bersama Danramil 0816/12 Prambon Kpt Inf Sanusi di jalan Desa Cangkring Turi Kecamatan Prambon.

Pelaku sempat salah tingkah ketika didatangi oleh anggota TNI aktif.

Pelaku diinterogasi terkait pemalakan sopir truk yang dilakukannya di ruangan Koramil Prambon.

Dari pengakuannya pelaku ada merupakan pecatan TNI AD tahun 2012 (Arhanudse 8 Gedangan SDA)

Pelaku beserta barang bukti Mobil Avanza Silver Nopol S 1850 NG beserta 4 plat palsu di temukan di dalam mobil Nopol ( S 1536 SD) atau ( AG 1907 VK) yang merubah bulan dan tahun.

Selain itu turut disita satu Stel Seragam PDL loreng Malvinas dan uang Rp 100.000 dari pelaku yang di serahkan ke Polsek Prambon untuk diproses sesuai hukum. Namun karena lokasi kejadian dan indikasi banyak TKP di Mojokerto akhirnya kasus ini dilimpahkan ke Polres Mojokerto.

Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP M Fery ketika dikonfirmasi membentuk jika pihaknya mendapat pelimpahan kasus TNI gadungan yang memalak sopir truk.

"Untuk sementara kasus ini masih dalam proses penyidikan nanti akan segera kami release," ujarnya kepada wartawan, Jumat (29/06/2018.

Informasinya, dari hasil penyidikan sementara laporan masyarakat yang resah terhadap aksi pemalu diduga dilakukan pelaku. Diduga ada potensi masih ada teman atau jaringan yang sudah dibina oleh pelaku. 

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved