Mojokerto

Jasad Pria Bertato Mengambang di Kolam Galian C Mojokerto, Kaki Terikat, Ada Bekas Sayatan di Leher

Anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mojokerto berada di lokasi penemuan jenazah misterius tanpa identitas

Jasad Pria Bertato Mengambang di Kolam Galian C Mojokerto, Kaki Terikat, Ada Bekas Sayatan di Leher
SURYA.co.id/M Romadoni
Petugas resque ketika mengevakuasi jenazah korban 

SURYAMALANG.com, Mojokerto - Anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mojokerto berada di lokasi penemuan jenazah misterius tanpa identitas yang ditemukan mengapung di tengah danau bekas galian-C di Dusun Ploso, Desa Wonoploso, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Senin (2/7/2018) malam.

Kondisi jasad pria bertato tersebut begitu mengenaskan, penuh luka sayatan. Ketika dievakuasi terlihat luka sayatan di bagian leher kiri korban.

Mayat tanpa identitas itu diduga korban pembunuhan yang diduga jenazahnya sengaja dibuang di tengah danau. Usia korban diperkirakan lebih dari 35 tahun.

Kasatreskrim Polres Mojokerto, AKP M. Fery menjelaskan anggotanya bersama Unit Satwa K9 telah berada di lokasi untuk mencari bukti petunjuk terkait penemuan mayat ini.

Baca: Beginilah Bentuk Kemudahan dari Penggunaan Sistem PPDB di Kota Malang

Baca: Hubungan Anang & Syahrini di Belakang Panggung Sejak Dulu hingga Sekarang: Say Hi And Bye

Baca: Ultah Aurel Masih Seminggu Lagi, Kado Dari Ashanty ini Bernilai Fantastis

"Untuk lebih memastikan penyebab kematian korban kami masih menunghu hasil identifikasi di rumah sakit," paparnya.

Seperti yang diberitakan, warga digemparkan dengan kejadian penemuan mayat di tengah danau bekas galian-C.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh Saturi warga setempat ketika hendak memancing di danau tersebut sekira pukul 16.30 WIB.

Jenazah pria misterius terindikasi diduga korban pembunuhan lantaran ditemukan adanya luka sayatan di leher korban.

Ketika dievakuasi kedua kaki korban dalam kondisi terikat tumpukan dahan kering.

Korban diperkirakan sudah meninggal lebih dari tiga hari.

Kondisi jenazah korban telah membengkak dan mulai tercium bau tidak sedap. Ada gambar seperti tato di punggung korban.

Saat ini jenazah telah berhasil dievakuasi. Tim INAFIS Polres Mojokerto telah berada di Rumah Sakit Mojosari untuk melakukan identifikasi guna memastikan penyebab kematian korban.

Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved