Malang Raya

Datang ke Dispendukcapil Kota Batu, Pejabat Kemendagri Temukan 2 Orang Tak Terlayani E-KTP

Hadir di Dispendukcapil Kota Batu, pejabat Kemendagri ini menemukan 2 orang tidak terlayani e-KTP.

Datang ke Dispendukcapil Kota Batu, Pejabat Kemendagri Temukan 2 Orang Tak Terlayani E-KTP
istimewa
Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh berkunjung ke kantor Dispendukcapil Kota Batu, Selasa (3/7/2018). 

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Zudan Arif Fakrulloh berkunjung ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Batu, Selasa (3/7/2018).

Zudan memantau pelayanan di Dispendukcapil.

Dia menilai pelayanan di Dispendukcapil Batu sudah cukup baik.

( Baca juga : Prediksi Skor Swedia vs Swiss Piala Dunia 2018 Babak 16 Besar Hari ini, Selasa 3 Juli 2018 )

“Programnya sangat bagus. setiap pelayanannya berjalan baik.”

“Saya harap ini menjadi percontohan daerah lain,” kata Zudan kepada SURYAMALANG.COM.

Dia berharap Pemkot Batu mampu mempertahankan pelayanan ini.

( Baca juga : Hasil Pengumuman SBMPTN 2018 ITB, ITS, IPB, UI, Unair, Unibraw, Undip Bisa Dilihat di Sini )

“Hari ini ada 36 orang yang mengurus e-KTP.”

“Hanya dua orang yang tidak terlayani. Mungkin karena faktor data yang tidak lengkap.”

“Itu tidak masalah. Kecuali kalau karena pelayanan yang buruk,” imbuhnya.

( Baca juga : Ashanty Repot Packing Baju, Aurel dan Azriel malah Sibuk Merekam dan Menertawakan Sang Ibu )

Menurutnya, semua warga yang masih memegang surat keterangan (suket) harus sudah memiliki e-KTP dalam waktu dua pekan.

Sebab, suket hanya untuk keadaan darurat, dan tidak bisa digunakan dalam jangka waktu lama.

Warga Kota Batu yang belum memiliki e-KTP ada sekitar 4.000 orang.

( Baca juga : Bermula dari Facebook, Siswi SMP Disekap dan Diperkosa Oleh Dua Cowok Selama 6 Hari )

Kepala Dispendukcapil Kota Batu, Maulidiono menargetkan warga yang belum memiliki e-KTP sudah memiliki e-KTP dalam sepekan kedepan.

“Kami melayani 500 orang per hari. Kami target sepekan sudah selesai,” kata Maulidiono.

“Data kurang, dan tidak lengkap bisa menghambat proses penerbitan e-KTP. Kalau lengkap pasti langsung jadi,” terangnya.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help