Mojokerto

Bupati dan Wali Kota Mojokerto Korupsi, Kepala Desa juga Rugikan Negara Rp 296 Juta

Di Mojokerto, kasus korupsi seakan tumbuh subur tidak hanya menyeret Wali Kota Mas'ud Yunus dan Bupati Mustofa Kamal Pasa.

Bupati dan Wali Kota Mojokerto Korupsi, Kepala Desa juga Rugikan Negara Rp 296 Juta
mohammad romadoni
KORUPSI - Tersangka Andi Mulyono, Kepala Desa Banjarsari, digelandang oleh Jaksa penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto. 

SURYAMALANG.COM, MOJOKERTO - Penyelewengan anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) bukan kali ini saja terjadi.

Pengawasan yang minim dari aparat penegak hukum diduga menjadi celah potensi terjadinya kongkalikong para pejabat publik maupun individu melakukan praktik korupsi yang melibatkan kepala desa atau pemangku jabatan di wilayah setempat.

Mereka sepertinya tidak kapok meski telah banyak kepala daerah yang tersangkut kasus korupsi dana ADD dan DD yang berujung di balik jeruji besi.

Di Mojokerto, kasus korupsi seakan tumbuh subur tidak hanya menyeret Wali Kota Mas'ud Yunus dan Bupati Mustofa Kamal Pasa namun juga melibatkan hingga tingkat kepala desa.

Baca: Dewi Perssik Tampil Tanpa Make Up, Wajah Polosnya Jadi Sorotan

Baca: Terlalu! Maling Sikat Mobil Bekas Angkot Buatan 1994 di Kota Malang

Baca: VIDEO Klip Terbaru Via Vallen yang jadi Trending Topic, Lagunya Karya Polesan Pay BIP

Seperti kasus praktik korupsi proyek fiktif yang dilakukan oleh tersangka Andi Mulyono yang merupakan Kepala Desa Banjarsari, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.

Jaksa penyidik Pidana Khusus (Pidsus) telah resmi melakukan penahanan terhadap Kades Banjarsari terkait kasus pidana korupsi dana ADD dan DD yang telah merugikan negara senilai Rp 296 juta.

Penahahan selama 20 hari dilakukan setelah Jaksa penyidik menerima berkas dari Polres Mojokerto Kota terkait kasus korupsi proyek fiktif.

Kasi Pidana Khusus (Pidsus), Kejari Kabupaten Mojokerto, Agus Hariono memaparkan terkait motif kasus korupsi yang dilakukan tersangka Andi Mulyono yakni berupa proyek fiktif.

Baca: Viral Bowo Tik Tok, Deddy Corbuzier Turut Komentar Bilang Masalahnya di Fans Bowo

Baca: Wajah Maia Estianty dan El Rumi Jadi Sorotan, Ada Pertanyaan Menggelitik di Foto ini

Baca: Video Viral, Istri Menolak saat Suami Minta Hubungan Intim dengan Alasan Kemaluan Sakit, Eh Ternyata

Dua proyek fiktif itu yaitu pembangunan jalan paving di Dusun Banjarsari dan gapura dusun Jeruk Kidul.

"Dua proyek itu telah dianggarkan namun oleh tersangka tidak dilaksanakan justru dananya dipakai untuk kepentingan pribadinya," ujarnya, Rabu (4/7/2018).

Halaman
123
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help